DAERAH

Tunggakan Iuran JKN-KIS di Sukabumi Mencapai Rp 12,078 miliar

 
 
SUKABUMI, EDUNEWS.ID – Tunggakan iuran Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) di Kota Sukabumi mencapai Rp12,078 miliar. Jumlah tersebut dari 24.636 peserta JKN-KIS. “Jumlah tunggakan itu di Kota Sukabumi saja. Penunggakan tersebut dari berbagai kelas,” ujar Kepala BPJS Kesehatan Cabang Sukabumi C Falah Rakhmatiana, Ahad (1/4/2018).
Menurutnya seperti dimuat RMOLJabar.Com, tunggakan ini akibat masih minim kesadaran masyarakat terkait makna gotong royong di JKN-KIS. Sehingga, mereka mendaftar ketika sedang sakit saja.
“Kebanyakan mereka sudah mendaftar, terus berobat. Setelah itu tidak bayar lagi. Otomatis tidak aktif JKN-KISnya,” jelasnya.
Padahal, ketika berobat lagi mereka harus bayar sesuai biaya. Apabila ingin menggunakan JKN-KIS, harus membayar denda dan tunggakan angsuran. Ia mengimbau kesadaran masyarakat bahwa membayar iuran JKN-KIS tepat waktu itu bukan semata dirinya, tetapi untuk semua orang.
“Kalau tidak sakit, uangnya dipakai dan membantu orang lain. Otomatis, amal juga. Intinya asas gotong royong,” paparnya.
Apalagi Pemkot sukabumi sudah Universal Health Coverage (UHC). Sebab, 95,38 persen penduduk Kota Sukabumi sudah memiliki JKN-KIS. “Sehingga yang belum terdaftar, harus segera mendaftar dan membayar tepat waktu,” tutupnya.

To Top