EDUNEWS

Alokasi Anggaran Pendidikan Sidrap Masih Rendah

Rizal Pauzi

MAKASSAR, EDUNEWS.ID— Neraca Pendidikan Daerah (NPD) Kemdikbud merilis angka partisipasi APBD 2016 tiap daerah ke sektor pendidikan. Berdasarkan data NPD Kemdikbud,Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Sulawesi Selatan pada tahun 2016  mengalokasikan persentase anggaran urusan pendidikan dalam APBD Sidrap (di luar transfer daerah) sebesar 11,2 persen dari total APBD Sidrap Rp1.373,4 milyar.

Alokasi anggaran di sektor pendidikan ini menurun jika dibandingkan pada tahun sebelumnya, yakni 2015 sebesar 13,6 persen.

Peneliti dari Public Policy Network (Polinet), Rizal Pauzi menilai, jika mengacu pada UU Pendidikan jelas dinyatakan bahwa dalam pasal 49 UU Nomor 20 tahun 2003 pasal 1 yaitu dana pendidikan selain gaji pendidik dan biaya pendidikan kedinasan  dialokasikan minimal 20% dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

” Itu jelas merupakan amanah Undang-Undang. Sangat disayangkan ketika Pemerintah Daerah semisal Sidrap justru menurunkan angka partisipasi anggarannya di sektor pendidikan,” ujar Mahasiswa Pasca Sarjana Universitas Hasanuddin Makassar ini, Sabtu (28/1/2017).

Rizal melanjutkan, Mestinya, tiap daerah memprioritaskan anggaran APBD pada pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) apalagi memasuki era pasar ekonomi ASEAN. Jika mengacu pada apa yang telah dicapai oleh Kabupaten Sidrap, Pemerintah Sidrap harusnya tidak cepat puas dengan pencapaian Kabupaten Sidrap sebagai kabupaten yang berhasil menurunkan angka kemiskinan dibandingkan dengan daerah lain yang ada di Sulsel.

“Karena pembangunan dan kebijakan yang hanya memprioritaskan pada sektor ekonomi tanpa memperhatikan kualitas SDM hanya akan melahirkan Output yang baik tetapi Outcome dan impact justru buruk. Salah satu dampaknya adalah kerusakan moral seperti penggunaan narkoba, penipuan serta kriminalitas,” lanjut Rizal.

Sedangkan, Menurut Rizal, evaluasi kebijakan yang berkualitas harus diukur berdasarkan output, outcome dan impact.

“Olehnya itu, bukan menjadi alasan yang rasional menurunkan anggaran pendidikan karena adanya pencapaian pengentasan kemiskinan. Yang mesti pemerintah Sidrap lakukan yaitu membuat grand desain pendidikan yang lebih inovatif yang sejalan serta selaras dengan pertumbuhan ekonomi jangka panjang,” tuturnya.

To Top