Pendidikan

Indonesia Diminta Manfaatkan Bonus Demografi

ILUSTRASI

JAKARTA, EDUNEWS.ID – Sejak pra kemerdekaan, pemuda selalu menjadi elemen bangsa terdepan yang kokoh dalam mengatasi persoalan bersama. Kelompok ini memiliki idealisme tinggi yang mendorong semua pihak untuk berkolaborasi melakukan perubahan.

“Hingga saat ini, pemuda Indonesia tetap menjadi elemen penting yang akan menentukan arah pembangunan bangsa ke depan. Saya percaya dan yakin bahwa jika pemuda bersatu dan saling memberdayakan, maka Indonesia dapat mewujudkan cita-citanya mencapai kesejahteraan bersama dalam era pembangunan berkelanjutan ini,” ujar Dian Diah Saminarsih, Pendiri Center for Indonesia’s Strategic Development Initiatives (CISDI) di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Menanggapi hal ini Lenny Rosalin, Deputi Bidang Tumbuh Kembang Anak, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak menegaskan, Indonesia harus dapat memanfaatkan momentum bonus demografi sebaik-baiknya.

“Kami telah melihat langsung potensi pemuda Indonesia dan membantu fasilitasi berbagai inisiatif kepemudaan di berbagai daerah. Hasilnya sungguh luar biasa, karena para pemuda ternyata memiliki ide yang jauh lebih kreatif yang dipadu dengan semangat perubahan, sehingga munculah inovasi lokal yang berdampak langsung pada kehidupan masyarakat di tempat mereka tinggal,” ujarnya.

Terkait inisiatif para pemuda di era berkelanjutan ini, Aris Sujoko, Ketua Pencerah Nusantara Angkatan 4 menuturkan, melalui Pencerah Nusantara, dirinya dapat berkontribusi secara nyata terhadap pembangunan di bidang kesehatan masyarakat.

“Program ini telah membekali kami dengan keterampilan dan pengetahuan yang menjadi modal kami menggali potensi diri untuk memicu aksi, yang kami harapkan dapat memiliki dampak terukur pada masyarakat setempat. Selama pengalaman 6 bulan di 9 lokasi penempatan berbeda di Indonesia, seluruh teman-teman Pencerah Nusantara sangat merasakan bahwa pemuda memiliki peran yang besar untuk menjadi salah satu pemberi solusi inovatif dan penjalin upaya kolaboratif untuk menghadapi berbagai permasalahan di masyarakat,” tukasnya.

Seperti Aris, Gita Syahrani yang merupakan aktivis pemuda di bidang lingkungan juga mengalami pengalaman serupa khususnya di bidang lingkungan. Gita mengakui bahwa banyak pemuda yang tertarik dan ingin berbuat sesuatu untuk menjaga kelestarian lingkungan.

To Top