Pendidikan

Nilai Kompetensi Guru Masih Dibawah Standar

Jamaruddin Koordinator Provinsi USAID PRIORITAS saat kegiatan Review Rancangan Awal Rencana Strategis Dinas Pendidikan Kabupaten/KOta

MAKASSAR, EDUNEWS.ID – Berdasarkan Survey yang dilakukan oleh PISA (Program for International Student Achievement) dan OECD (Organisation for Economic Co-operation and Development) tahun 2012, 76% siswa Indonesia  penyerapan terhadap pelajaran matematikanya rendah dan sangat rendah.

Uji kompetensi guru yang dilaksanakan oleh pemerintah tahun 2015 mempertegas bahwa hal itu disebabkan oleh rendahnya kemampuan guru dalam mengajar. Nilai UKG tahun 2015 menunjukkan rata-rata nilai kompetensi guru masih dibawah standar yaitu hanya 53 dari nilai maksimal 100.

“Rendahnya penyerapan siswa sebenarnya hampir terjadi di semua pelajaran dan tentu saja kompentensi guru adalah salah satu penyebabnya,” ujar Jamaruddin Koordinator Provinsi USAID PRIORITAS Sulawesi Selatan (Sulsel) di kantornya, kemarin (31/10/2016).

Sayangnya, kepala sekolah dan pengawas, yang seharusnya mampu menilai kemampuan guru mengajar dan membina mereka menjadi lebih baik, tidak memiliki kapasitas memadai untuk melakukan hal tersebut. Rata-rata hasil nilai uji kompetensi pengawas secara nasional tahun 2015 cuma 41, 49, dan kepala sekolah cuma 45,92 jauh dibawah nilai maksimal 100. Ujung-ujungnya berakibat pada rendahnya kapasitas siswa.

“Pada akhirnya yang jadi korban selalu siswa dan masa depan bangsa ini,” tegas Jamaruddin.

To Top