Kampus

Proyek Bantuan IsDB Diharapkan jadi Momentum Transformasi IAIN Mataram

Dirjen Pendidikan Islam Kamaruddin Amin (tengah)

MATARAM, EDUNEWS.ID – Dirjen Pendidikan Islam Kamaruddin Amin menilai proyek bantuan The Islamic Development Bank (IsDB) bisa menjadi momentum transformasi IAIN Mataram. Menurutnya, realisasi proyek ini akan mengubah wajah IAIN Mataram secara signifikan. Kamaruddin berharap, pasca mendapat bantuan, IAIN Mataram mampu berdiri, bersaing, dan bahkan menjadi PT terbaik di Kawasan.

“Projek ini bisa menjadi momentum transformasi agar ke depan IAIN Mataram bisa berkembang dan lebih baik. Dari presentasi tadi, akan ada bangunan perpustakaan yang menjadi jantung kampus. Tata kelolanya pun akan memakai manajemen perusahaan modern,” ujarnya usai mengkuti Rapat Koordinasi dan Review DEDC, Project The Islamic Development Bank (IsDB) dengan Pihak Konsultan dan Civitas Akademika IAIN Mataram.  di IAIN Mataram, kemarin (10/1/2017).

IAIN Mataram adalah satu dari empat kampus yang tergabung dalam proyek Four in One. Tiga perguruan tinggi Islam lainnya adalah UIN Walisongo Semarang, UIN Raden Fatah Palembang, dan UIN Sumatera Utara.

“Tidak hanya bangunan, tapi juga sistem alatnya, koleksinya, baik yang berbentuk buku maupun koleksi elektroniknya. Jadi benar-benar canggih dan futuristic. Tidak hanya perpustakaan, namun juga laboratorium dan lain sebagainya. Intinya, proyek ini akan mengubah wajah IAIN Mataram lebih indah, cantik dan mampu mempresetasikan sebagai sebuah kampus modern bahkan yang terbaik di kawasan,” imbuhnya.

Setelah melalui proses panjang sejak 2013 lalu, keempat PTKN ini mendapat bantuan dari IsDB. Tahun 2017 ini, keempat kampus ini akan mulai melakukan pembangunan sarana prasaranya untuk menunjang proses belajar mengajar yang lebih baik, bermutu, dan berkualitas. Sebelumnya, sudah ada 11 UIN di lingkungan Kemenag yang juga dibantu melalui program serupa oleh IsDB.

Project Manajer Four in One, Mizan Syaroni mengatakan, proyek bantuan IsDB ini merupakan kelanjutan bantuan IsDB kepada PTKN yang dimulai sejak 2002 lalu. Hingga kini, ada 11 PTKN di lingkungan Kemenag yang telah menerima bantuan tersebut.

“Selain 4 PTKN ini, juga sedang berjalan proses 6 PTKN lagi yang telah disetujui IsDB,” terang Mizan yang juga Kasi Penjaminan Mutu Kelembagaan Diktis, Ditjen Pendis.

Menurutnya, tahapan yang berlangsung saat ini adalah proses desain perencanaan yang diharapkan akan selesai dalam dua bulan ke depan. Diperkirakan, pembangunan sarana prasarana di IAIN Mataram (dan 3 PTKN lainnya) memakan waktu 16 bulan.

“Tahapan berikutnya adalah pembangunan melalui lelang yang kemungkinan besar memakan waktu 6 bulan. Jadi Bulan September atau Oktober bangunan sudah bisa kerjakan. Insya Allah awal 2019, hasil pembangunan ini sudah bisa dimanfaatkan,” harapnya.

To Top