DAERAH

Gepbomkar di Lutim Sulsel Sayangkan Perilaku Tindakan Represif Aparat Kepolisian

LUWU UTARA, EDUNEWS.ID – Gerakan Pemuda Towuti yang mengatasnamakan Bongkar Masalah Kerja (Gepbomkar) menyayangkan perilaku tindakan represif oknum aparat kepolisian pada saat pengawalan demonstrasi di Enggano, Pertigaan Jalan Poros Sorowowako Luwu Timur, Sulawesi Selatan, Rabu (17/06/2020) lalu.

Jenderal Lapangan Massa Aksi, Akbaruddin mengutuk tindakan aparat pengamanan yang dinilai tidak manusiawi tersebut.

“Kami sangat mengutuk tindakan represif aparat yang membuktikan peristiwa ini sudah mengancam demokrasi dalam menyampaikan pendapat di muka umum di negara ini,” katanya kepada wartawan Edunews.id, Jum’at (19/06/2020).

Vidio saling dorong dan tarik menarik antar Kepolisian dan massa aksi tersebut telah beredar di media sosial.

Kejadian tersebut berawal dari sejumlah aparat kepolisian yang berusaha melerai dan menenangkan massa agar situasi kembali kondusif.

Diketahui, massa aksi yang menggelar demonstrasi
meminta tiga perusahaan, diantaranya PT. Sinar Kasih Sorowako, PT. Sawerigading Utama Sorowako,
PT. Maju Jaya Sorowako transparan terkait mekanisme hasil tes terhadap calon karyawan.

Lanjut Akbaruddin, dirinya berharap pihak pengamanan tidak kembali melakukan tindakan kekerasan terhadap massa demonstran.

“Harapan kami ke aparat kepolisian dalam pengawalan aksi, perlu kedepan mengemukakan sikap harmonisasi antar massa aksi,” harapnya.

“Langkah yang akan kami ambil
akan melaporakan kejadian ini ke aparat penegak hukum agar ditangani. Kami juga sudah membawa teman kami ke Puskesmas di kecamatan Towuti untuk visum,” tutupnya.

 

 

Irsan

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top