News

HMI Jakarta Barat Kecam Walikota karena Hadiri Kampanye Ahok-Djarot

Walikota JAKARTA BARAT, ANAS EFFENDI

JAKARTA, EDUNEWS.ID – Walikota Jakarta Barat (Jakbar), Anas Effendi mendampingi calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama dan Djarot Syaiful Hidayat saat berkampanye diwilayah Kembangan baru-baru ini.

Merespon hal tersebut, Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Jakarta Barat langsung memanggil Anas Effendi untu dimintai keterangan terkait keterlibatannya dalam kampanye calon Gubernur dan Wakil Gubernur nomor urut 2 tersebut.

“Kami tadi memberikan 15 pertanyaan terhadap Pak Wali tujuannya datang ke tempat acara (Ahok-Djarot). Keterangan dari Pak Wali akan segera kita kaji dulu,” ujar Puadi, Komisioner Panwaslu Jakbar.

Hal tersebut juga mendapat kecaman keras dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Jakarta Barat. Ketua Umum HMI Cabang Jakarta Barat, Satria Alza Perdana mengatakan bahwa tidak etis seorang Walikota menghadiri acara kampanye salah satu calon.

“Ini berarti menegaskan bahwa bapak Wali itu terkesan mendukung secara terbuka pasangan Ahok-Djarot,” ujarnya seperti dalam rilis yang dikirimnya kepada edunews.id, Sabtu (12/11/2016).

Lebih lanjut, Satria mengatakan Ia mendukung penuh kebijakan dari Ketua Panwaslu yang cepat merespon keluhan masyarakat tentang Walikota Jakarta Barat yang menghadiri kampanye salah satu calon Gubernur DKI.

“Kami mendukung penuh langkah cepat dari Panwaslu Jakbar dengan memanggil Anas Efendi,” tambah Satria.

Senada dengan itu, Sekretaris Umum HMI Cabang Jakarta Barat, Gesuryawan yang notabanenya warga asli Jakarta barat, memberikan tanggapannya. Gesur menuturukan apa yang dilakukan Walikota Jakbar adalah hal yang sangat memalukan bagi warga Jakbar.

“Sungguh sangat memalukan. Karena saya sebagai warga Jakbar pun sangat jarang melihat prestasi Anas Efendi ini dalam membangun wilayah di Jakarta Barat. Apalagi yang saya ketahui bahwa beliau pun orangnya sangat sedikit tertutup sama warganya,” pungkasnya.

 

[Fajri]

To Top