Hukum

Hari ini, Kuasa Hukum Danny Pomanto Laporkan Aktivis Faksi ke Polisi

Ketua Tim Hukum Benny Iskandar (tengah).

MAKASSAR, EDUNEWS.ID— Tim Kuasa hukum Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto akan mengadukan aktivis Forum Aktivitas Anti Korupsi (Faksi) atas nama Akbar Muhammad terkait dugaan pencemaran nama baik ke Polrestabes Makassar.

Ketua Tim Hukum Benny Iskandar akan melaporkan hal tersebut ke pihak kepolisian pada hari Senin (13/9/2021) siang.

“Inshaa Allah besok pkl. 14.00 wita,” kata Benny saat dikonfirmasi redaksi edunews.id, Minggu (12/9/2021).

Ia menjelaskan duduk perkara kasus itu. Akbar, kata Benny, sudah mencatut nama Danny di salah satu media tanpa ada bukti jelas.

“Melaporkan saudara Akbar Muhammad atau Akbar Jalarambang yang baru-baru ini melakukan aksi di Kejati Sulsel dalam rilis di media,” jelasnya.

“Beliau dengan tegas menyatakan bahwa Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan Pomanto itu terlibat dalam temuan LHP PDAM sebesar Rp31 Miliar,” tambahnya.

Benny menegaskan bahwa pihaknya akan melaporkan Akbar dengan pasal 27 UU No 19 Tahun 2016 tentang perubahan atas UU No 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). Juga dugaan tindak pidana sebagaimana diatur dalam pasal 15 UU Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana.

Lanjut Benny, ia menuturkan bahwa rilis yang disebar oleh aktivis tersebut ke berbagai media merugikan Walikota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto.

“Klien kami merasa dirugikan, merasa dicemarkan akibat dari rilis di media itu yang dilakukan oleh saudara Akbar Muhammad,” tuturnya.

Benny menegaskan pihaknya tidak mempermasalahkan aksi yang dilakukan. Namun ia menyayangkan pencatutan nama Wali Kota dalam rilis yang disebar.

“Aksi unjuk rasa dilindungi undang-undang. Hanya saja Akbar melakukan tuduhan dengan menyebut nama Wali Kota Makassar (Moh Ramdhan Pomanto),” tutupnya.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top