Hukum

Kopel Sebut Kerugian Negara pada Sektor Kesehatan di Sulsel Capai 11,7 Milyar

MAKASSAR, EDUNEWS.ID-
Komite Pemantau Legislatif (KOPEL) Sulawesi Selatan merilis total Kerugian negara dari kasus korupsi yang terjadi di Sulawesi Selatan sepanjang tahun 2016.

Dari pantauan KOPEL Sulsel terhadap kasus Tindak Pidana Korups (Tipikor) tahun 2016, total kerugian negara mencapai Rp95,7 milyar. Kerugian negara ini terjadi diberbagai sektor dengan kerugian negara yang bervariasi.

Koordinator Kopel Sulsel, Musaddaq mengungkapkan, ada tiga sektor utama yang berkontribusi besar menyebabkan kerugian negara di Sulsel yakni korupsi di sektor kesehatan dengan kerugian negara sebesar Rp.11,7 milyar, sektor pendidikan sebesar pendidikan Rp.1,9 milyar, dan sektor pertanian sebesar Rp.2,2 milyar.

“Ketiga sektor ini merupakan sektor basah yang alokasi anggarannya cukup besar baik dari APBD maupun APBN,” papar Musaddaq, Selasa (31/1/2017).

Musaddaq mengungkapkan, meski tingginya kerugian negara pada ketiga sektor ini terjadi, namun belum ada tindakan preventif yang serius dilakukan aparat hukum,

“Padahal kita ketahui setiap tahun korupsi yang terjadi pada ke tiga sektor ini sering terjadi dengan kerugian negara yang cukup besar,” ungkap Musaddaq.

“KOPEL Sulsel menduga, lemahnya pengawasan aparat hukum pada proyek-proyek di sektor ini menjadi penyebab utama terjadinya korupsi pada proyek-proyek di sektor ini,” jelas Musaddaq.

RLS

To Top