Nasional

Konsolidasi Ormas Islam Harus Terus Digalakkan

 

 

JAKARTA, EDUNEWS.ID – Konsolidasi kebangsaan antar organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam harus terus digalakan. Begitu kata Direktur Said Aqil Siradj Institute (SAS Institute) M Imdadun Rahmat menanggapi pertemuan antara Ketua Umum PBNU Said Aqil Siradj dan Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir beberapa waktu lalu.

Pertemuan ini, dinilainya, sangat penting dalam upaya penyelamatan bangsa dari ancaman perpecahan. Menurutnya, pertemuan semacam ini juga perlu terus dilakukan, mengingat penurunan rasa dan komitmen kebangsaan yang tengah menjangkit generasi muda Indonesia.

Dia berharap silaturrahmi antara NU dan Muhammadiyah dilanjutkan dengan pelibatan seluruh ormas Islam yang lain. Termasuk, melibatkan ormas-ormas agama lain.

“Praktik beragama yang kompatibel dengan konteks Indonesia, baik Islam Nusantara ala NU dan Islam Berkemajuan ala Muhammadiyah perlu disebarluaskan agar menjadi acuan umat Islam. Dengan demikian Islam yang moderat, progresif, damai dan toleran akan menjadi arus utama,” ujar mantan ketua Komnas HAM, Senin (26/3/2018).

Lebih lanjut, Imdadun menilai imbauan Kiai Said tentang keseimbangan antara komitmen pada agama dan bangsa perlu terus digemakan. Apalagi, banyak pihak yang kini tengah mempertentangkan antara perjuangan agama dan perjuangan bangsa.

“Sebagaimana dalam pidato Kiai Said, bahwa perjuangan Islam memerlukan teritori yang aman dan damai. Maka tanah air harus diperjuangkan lebih dulu. Baru setelahnya kita bisa berjuang demi agama. Tanah air Indonesia adalah warisan para ulama dalam perjuangan kemerdekaan,” tukasnya.

To Top