Nasional

Puluhan Tenaga Medis Wafat, Presiden Jokowi Perintahkan Ini

JAKARTA, EDUNEWS.ID – Presiden Joko Widodo memerintahkan diterapkannya perlindungan optimal bagi para dokter, perawat, dan tenaga medis lainnya dalam menangani pandemi COVID-19.

Presiden meminta jajarannya untuk menerapkan upaya agar tidak ada lagi tenaga medis yang wafat karena menangani pasien terinfeksi virus corona.

“Penekanan dari Presiden, untuk memberikan perlindungan optimal kepada para dokter dan tenaga medis lain sebagai garda terdepan,” ujar Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 saat menyampaikan arahan dari Presiden Joko Widodo usai rapat terbatas melalui telekonferensi dari Istana Merdeka, Jakarta, Senin.

Kepala Negara meminta perlindungan kepada seluruh tenaga medis agar ditingkatkan. Salah satu upaya tersebut, adalah dengan memastikan ketersediaan Alat Pelindung Diri (APD) bagi para tenaga medis yang bertugas menangani pasien terkait COVID-19.

Tidak ingin ada dokter yang wafat karena perlindungan belum maksimal. Oleh karenanya perlu kerja sama dari semua pihak untuk dokter dapat perlindungan yang lebih baik lagi,” tutur dia.

Dalam rapat tersebut, kata Doni, Presiden juga menginginkan agar seluruh tenaga medis mendapat Alat Pelindung Diri (APD) yang terbaik, dan sesuai standar Badan PBB untuk Kesehatan Dunia (WHO).

“Sudah ada 20 perusahaan rintisan (start up) kesehatan, ada satu juta masyarakat yang sudah manfaatkan fasilitas ‘chatbox’. Menteri Kesehatan juga melaporkan dalam beberapa hari terakhir tingkat konsultasi COVID-19 menurun, sementara non-COVID-19 naik,” jelasnya.

Menurut Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19, hingga Minggu (19/4/2020) jumlah pasien COVID-19 di Indonesia mencapai 6.575 orang, 686 pasien sudah dinyatakan sembuh dan 582 pasien meninggal dunia. Selain itu ada 178.883 orang dalam pemantauan (ODP) dan 15.646 pasien dalam pengawasan (PDP) yang dipantau kondisinya.

rpl

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top