Ekonomi

Pajak Rokok Naik Harga Rokok akan Ikut Naik, Bagaimana Penggunanya ?

JAKARTA, EDUNEWS.ID – Harga rokok diproyeksikan akan ikut naik menyusul keputsan pemerintah yang secara resmi telah menaikkan biaya pajak rokok dari 8,7 menjadi 9,1%.

Sekretaris Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Agus Sujatno mengatakan, meski harga rokok naik pasca-kenaikan biaya pajaknya, tidak akan membuat daya beli masyarakat berkurang. Ia pun menilai kenaikan biaya pajak tersebut terlalu kecil.

“Kalau kenaikan belum signifikan, masih kecil, jika tujuannya untuk menekan. Ini kan dijadikan instrumen memangkasnya,” ujar Agus, dikuti dari okezone, Selasa (10/1/2017)

Ia menuturkan, perokok aktif tidak akan mengurangi konsumsinya. Inilah bedanya komoditas tembakau dibandingkan lainnya. Komoditas tembakau dinilai tidak ada penggantinya.

“Rokok itu kan merupakan produksi yang sudah punya pangsa pasar. Dari banyak survei membuktikan bahwa mereka konsumen rela pangkas anggaran lainnya demi rokok. Artinya, daya beli tidak akan menurun,” terangnya.

To Top