Nasional

PDIP Ancam Sanksi Ganjar, Relawan : Dukungan Tak Bisa Dihentikan Siapa Pun!

Ganjar Pranowo

JAKARTA, EDUNEWS.ID– Partai yang diketuai oleh Megawati Soekarno Putri, PDIP akan memberi sanksi disiplin kepada kader mereka yang menyebutkan atau disebut akan menjadi capres atau cawapres di Pilpres 2024.

Seperti diketahui Ganjar Pranowo, Gubernur Jawa Tengah kader PDIP, sudah mendapat dukungan dari sejumlah relawan, termasuk Jokowi Mania (JoMan). JoMan mengaku tak bakal berhenti mendukung Ganjar.
“Sikap dukungan kami ke Mas Ganjar sedikit pun kami rasa tidak berubah. Ini tekad bulat kami ini sebuah pilihan yang kami pertanggungjawabkan,” kata Ketua Umum JoMan, Immanuel Ebenezer atau Noel, Selasa (21/9/2021).

Noel menyebut sikap PDIP adalah urusan internal partai. Dia menegaskan JoMan tidak terkait partai apapun sehingga berhak mendukung Ganjar.

“Kami bukan kelompok partisan juga kami bukan kader partai. Kalau pun kader partai, mereka juga punya hak menentukan bangsa ini, kemudian memimpin bangsa ini ke depan,” ujar Noel.

Baca juga : Maju Pilpres 2024, Ganjar Sebaiknya Hengkang dari PDIP

Noel berharap PDIP tidak negatif menanggapi dukungan mereka terhadap Ganjar. Noel menyebut gelombang dukungan untuk Ganjar bakal terus bertambah.

“Kami tegaskan sekali lagi dukungan ini tidak akan ada yang mampu menghentikan bentuk partai ataupun entitas lainnya,” ujar Noel.

“Gerakan mendukung Mas Ganjar ini tidak akan ada yang mampu menghentikan karena ini adalah gelombang dukungan yang dikehendaki oleh keinginan perubahan itu sendiri. Ini keinginan sejarah yang tidak bisa siapa pun menghentikannya,” katanya.

Baca juga : Pendukung Ganjar Deklarasi Capres 2024, PDIP Ancam Berikan Sanksi!

Nama Ganjar Pranowo dikaitkan dengan pernyataan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto yang mengumumkan partainya akan memberi sanksi disiplin kepada kader yang menyebutkan atau disebut akan menjadi capres atau cawapres. Hal itu terkait dalam beberapa waktu terakhir nama Ganjar santer didukung relawan untuk maju di Pilpres 2024 sebagai ‘the next president’.

“Sikap partai sangat jelas bahwa keputusan terkait dengan capres dan cawapres berdasarkan keputusan Kongres V dimandatkan kepada ketua umum partai,” kata Hasto saat dihubungi, Senin (20/9).

“Dalam hal ada anggota PDI Perjuangan yang menyebutkan terlebih dahulu calon presiden dan calon wakil presiden, termasuk melalui relawan, sebelum keputusan resmi partai, maka partai akan memberi sanksi disiplin,” ujarnya.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top