News

Pemko Tanjungbalai Hamburkan Rp 3 miliar untuk Beli Mobil Dinas

TANJUNGBALAI, EDUNEWS.ID – Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungbalai, Sumatera Utara saat ini tengah disorot masyarakat. Pasalnya dalam Rencana Kerja Pemerintah (RKPB) tahun 2017, Pemko Tanjungbalai akan membeli mobil Jeep untuk orang nomor satu di Kota tersebut.

Tak tanggung-tanggung, Pemko Tanjungbalai mengalokasikan sebesar Rp 3,7 miliar untuk membeli mobil itu.

“Kita tidak tahu apa alasannya sehingga Tim Anggaran Pemko Tanjungbalai mengalokasikan anggaran dalam RKPD Tahun 2017 untuk pembelian satu unit mobil Jeep. Soalnya, saat ini Walikota Tanjungbalai telah memiliki mobil dinas dan mobil operasional yang baru,” ujar Buyung Pohan, Sekretaris Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Tanjungbalai kemarin (7/1/2017).

hl-2-pemko-siapkan-rp3-m-untuk-beli-mobil-jeep-walikota-1-300x199

Hal tersebut mendapatkan protes keras oleh masyarakat.

Ketua Gerakan Muda Pencari Keadilan (GMPK) Ryanda Pratama menilai hal tersebut sangat tidak wajar dan telah menciderai hati masyarakat Tanjungbalai. Dimana saat ini pemerintah pusat sedang melakukan kenaikan di berbagai sektor seperti pengurusan BPKB dan STNK, kenaikan harga BBM, Tarif Dasar Listrik (TDL) naik dan pencabutan subsidi 900 watt diikuti dengan naiknya harga beberapa kebutuhan bahan pokok.

“Eksekutif dan legislatif seakan berlomba menghamburkan APBD kota Tanjungbalai, padahal mereka-mereka itu sudah pada berkecukupan,” ujar Ryanda yang juga Wakil Ketua di DPD KNPI Tanjungbalai ini kepada edunews.id, Minggu (8/1/2017).

Lebih baik, lanjut Ryanda anggaran tersebut dialokasikan untuk sektor pendidikan, kesehatan, dan sosial. Ryanda juga meminta kepada Gubernur Sumut untuk meninjau kembali kebijakan untuk pembelian mobil dinas tersebut.

“Harus dicoret!” pungkas aktivis HMI (MPO) Cabang Asahan tersebut.

Sebelumnya juga DPRD Tanjungbalai menganggarkan Rp 230 juta untuk pembelian mobil rush sebagai mobil dinas DPRD.

To Top