Politik

Usai Pilkada Semua Partai Koalisi Duduk Bersama Tentukan Cawapres Jokowi

 
 
JAKARTA, EDUNEWS.ID – Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Romahurmuziy menyebut adanya satu partai politik pendukung Joko Widodo yang baru akan menawarkan nama calon wakil presiden (cawapres) ke Jokowi pada awal Agustus 2018 mendatang. Sodoran nama ini dilakukan beberapa hari sebelum pendaftaran Pilpres 2019 dibuka pada 4 Agustus 2018.
“Bahkan menurut informasi yang saya terima dari presiden ada satu partai politik yang akan menyampaikan namanya di awal Agustus. Artinya hanya beberapa hari sebelum pembukaan pendaftaran itu. karena pendaftaran itu dibuka tanggal 4 sampai dengan 10 Agustus,” ujar Romi di Jakarta Pusat, Ahad (22/4/2018).
Romi menjelaskan partainya terus akan melihat dinamika politik terkait Pilpres 2019, sebelum pendaftaran Pilpres 2019. Terkait siapa yang akan menjadi cawapres untuk Jokowi, Romi memastikan seluruh partai politik koalisi pendukung Jokowi sepakat untuk membahas bersama usai pelaksanaan Pilkada Serentak 2018 pada akhir Juni mendatang.
“Setelah 27 Juni seluruh partai koalisi baru akan bersama-sama duduk dengan presiden untuk menentukan siapa (cawapresnya),” tutur Romi.
Romi sendiri mengaku siap bila dirinya dipercaya untuk menjadi cawapres mendampingi Jokowi di Pilpres 2019 nanti. Ia mengaku sebagai seorang ketua umum, kesiapannya menjadi capres maupun cawapres telah diatur dalam konstitusi.
“Kami sebagai pimpinan partai politik setiap ketua umum harus siap untuk jadi capres maupun cawapres karena dalam UUD 1945 satu-satunya pintu pendaftaran calon presiden hanya melalui partai politik. Dengan sendirinya seluruh partai politik harus siap, termasuk saya sebagai calon presiden atau calon wakil presiden,” pungkasnya.

To Top