News

Soal Toilet Berbayar, Polinet Minta Wali Kota Makassar jangan Pilih Kasih

Karcis Berbayar Toilet MTC

MAKASSAR, EDUNEWS.ID-  Langkah Wali Kota Makassar Moh Danny Pomanto yang melakukan kunjungan langsung dan melarang pemberlakuan aturan toilet berbayar di Mall Panakkukang Makassar beberapa bulan yang lalu mendapat respon positif dari masyarakat.

Pasalnya, pemberlakuan aturan toilet berbayar bagi mall dan area pembelanjaan yang ada di kota Makassar dinilai melanggar aturan tentang kewajiban manajemen mall untuk menyediakan toilet sebagai fasilitas umum (fasum) yang gratis.

Namun berbeda halnya dengan Mall Panakkukang Makassar, meski Danny Pomanto mengeluarkan kebijakan yang tegas terhadap pihak manajemen Mall Panakkukang, tetapi kebijakan tersebut sama sekali tidak berlaku bagi pusat pembelanjaan Makassar Trade Centre (MTC) yang hingga kini masih memberlakukan toilet berbayar bagi pengunjungnya.

Toilet berbayar yang diberlakukan oleh pihak MTC pun menuai banyak sorotan, salah satunya dari Public Policy Network (POLINET).

Peneliti sekaligus pengamat Kebijakan Publik Polinet, Rizal Fauzi mengatakan  Pemerintah Kota Makassar  harus tegas terhadap semua pengusaha yang berada di Makassar.

“Harusnya Wali Kota Makassar melakukan hal yang sama seperti yang dilakukan terhadap toilet Mall Panakkukang Makassar, dengan melakukan sidak langsung ke MTC,”katanya ke edunews.id, Jum’at (6/1/2017).

BACA : Pengunjung MTC Makassar Keluhkan Toilet Berbayar

Dirinya menjelaskan, Setiap usaha baik itu Mall, Perumahan, Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) dan sebagainya, seharusnya menyiapkan ruang publik dan ruang terbuka hijau, serta fasilitas umum (Fasum) dan fasilitas sosial (fasos).

“Kita harus tegakkan aturan yang ada. Jangan hanya mau meraup untung sebanyak banyaknya bagi pengusaha, serta pajak bagi pemerintah kota, tapi menyengsarakan rakyat,” tegasnya.

Diharapkan komitmen pemerintah Kota Makassar untuk menindak lanjuti keluhan masyarakat terutama terkait Fasum dan Fasos.

“Kalau tidak komitmen, otomatis tidak akan keluar izin operasionalnya. Kecuali ada “permainan” pada bagian perizinan Kota Makassar,” ucapnya.

Tasrif

 

To Top