PINRANG, EDUNEWS.ID – Ketua DPRD Pinrang mengaku menjadi korban penipuan senilai Rp35 juta.
Nasrun Paturisi mengatakan, awalnya dia ditelepon oleh seseorang yang mengaku sebagai Kajari Pinrang.
“Pelaku menelpon dan menyampaikan bahwa kita ini sesama Forkopimda Pirnang. Lalu pelaku meminta dibantu dipinjami uang sebesar Rp 50 juta karena lagi ada tamu dari Jakarta. Katanya untuk beli ole-ole buat tamu tersebut,” tutur Ketua DPRD Nasrun Parurusi kepada wartawan, Kamis (6/2/2025).
Selanjutnya, Nasrun percaya begitu saja karena suara pelaku sangat mirip dengan suara Kajari Pinrang.
Adapun uang tersebut dikirim setelah berkomunikasi dengan istrinya.
“Pelaku bilang, iya itu saja dulu yang penting ada. Setelah uang saya transfer, tidak lama kemudian, pelaku menelpon lagi meminta sisanya yang sebesar Rp 15 Juta. Namun istri saya sudah tidak memberi izin,” lanjutnya.
Lantaran curiga, Nasrun menghubungi pelaku dengan metode Video Call (VC) namun diabaikan pelaku.
“Saya lalu mencoba mengecek nomor Pak Kajari yang tersimpan di Hand Phone saya, dan ternyata berbeda dengan nomor yang digunakan pelalu. Saya telpon Pak Kajari, ternyata dia menyatakan tidak pernah mengubungi saya. Beliau lalu mengarahkan saya menelpon Kapolres Pinrang dan melaporkan kasus penipuan ini,” tutupnya.
