MAKASSAR, EDUNEWS.ID – Aliansi Solidaritas Mahasiswa geruduk kampus Patriarta setelah mengeluarkan mahasiswa secara sepihak.
Dalam tuntutannya massa aksi menuntut agar Wakil Rektor II dan Dekan Fakultas Teknik untuk dicopot dari jabatannya dan mendorong LLDKTI Untuk mengusut tuntas permasalahan yang ada di Kampus Patria Artha.
Statemen yang mereka sampaikan menimbulkan kontroversi dalam hal mengeluarkan Mahasiswa.
Dalam orasinya Dendri selaku Mahasiswa Patri Artha menyampaikan kedatangan untuk membela haknya.
“Saya disini untuk membela hak saya sebagai mahasiswa Patria Artha, bukan sebagai musuh kampus, masalah utamanya adalah kenapa pihak kampus mengeluarkan saya hanya karena saya mengkritik kampus lewat media sosial?,” kata Dendri.
Hal ini menguatkan Aliansi untuk senantiasa melakukan pembelaan terhadap diskriminasi kampus kepada Mahasiswanya.
Sementara itu, dalam orasinya Kordinator Lapangan (KORLAP) menegaskan akan membawa masalah ini ke pihak berwenang.
“Masalah ini masih belum menemui titik temu antara pihak Kampus dan Massa aksi, kami dapat pastikan bahwa masalah ini akan kami tindaklanjuti kepada pihak yang lebih berwenang,” ungkap Vino dalam orasinya.
