TAKENGON, EDUNEWS.ID — Menanggapi parahnya kerusakan akses darat dan ancaman kelaparan yang melanda wilayahnya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Tengah bergerak cepat dengan mengajukan permohonan penambahan rute transportasi darurat kepada Kementerian Perhubungan RI.
Bupati Aceh Tengah, Haili Yoga, telah secara resmi menyampaikan permohonan tersebut melalui surat bernomor 550/430/DSIHUB/2025 yang ditujukan kepada Direktur Angkutan Udara dan Direktur Angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberangan (ASDP).
Dukungan Udara dan Danau
Untuk memperlancar pasokan logistik yang terhambat, Pemkab Aceh Tengah meminta penambahan frekuensi dan dukungan rute penerbangan berikut:
-
Rute Kualanamu–Rembele (KNO–TXE)
-
Rute Banda Aceh–Rembele (BTJ–TXE)
Selain jalur udara, Bupati juga meminta penyediaan tiga unit kapal angkutan danau berkapasitas 3 GT untuk mempercepat penyaluran logistik melalui jalur perairan danau.
“Penambahan rute penerbangan dan kapal angkutan danau ini sangat penting untuk keselamatan masyarakat dan kelancaran operasi kebencanaan,” tulis Bupati Haili Yoga dalam suratnya.
Saat ini, Pemkab Aceh Tengah terus menjalin koordinasi intensif dengan pemerintah pusat. Upaya ini dilakukan agar arus bantuan, obat-obatan, tenaga medis, dan logistik penting lainnya dapat masuk lebih cepat dan efisien ke wilayah yang terdampak bencana hidrometeorologi. (*)
