MAKASSAR, EDUNEWS.ID – Sebanyak 14 pasien ODGJ di RSKD Dadi telah pulih dan dipulangkan kepada keluarganya.
Mereka merupakan warga dari Provinsi Sulawesi Barat. Pemulangan para pasien pulih ini dengan penyerahan dari Pemprov Sulsel dalam hal ini Dinas Sosial kepada Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Barat di ruang Rehabilitasi Sosial RSKD Dadi Provinsi Sulsel, 26 Oktober 2023.
Dalam penyerahan pasien pulih ini, dihadiri oleh Sekretaris Dinas Sosial Sulsel, H. Bakri; Kepala Bidang Resos pada Dinas Sosial Sulbar; Direksi RSKD Dadi, Wadir Yanmed, DR. St. Jawiah, MARS; Ketua SMF Jiwa, Dr. Fanih, Sp.KJ.; Ketya Persatuan Dokter Spesialis Jiwa Sulsel, dr. Irma, Sp.KJ.; Kepala Bidang Perawatan, Bidang Humas, Tim Keswamas dan PKRS, serta tim keperawatan jiwa.
Sebelum dilakukan penyerahan dan pemulangan pasien pulih, telah dilakukan koordinasi intens. Mengingat pasien tersebut telah dirawat di RSKD Dadi selama bertahun-tahun, sehingga pencarian keluarga dan persetujuan diterima oleh pihak keluarga.
Sekretaris Dinas Sosial Sulsel, Muh. Bakri menyambut baik pelaksanaan pemulangan pasien pulih ini. “Kita berharap kedepannya, pasien-pasien yang pulih dapat rutin dipulangkan kepada keluarganya, agar tanggungjawab keluarga dalam pendampingan psikososi pasien akan terus dikontrol oleh tim Keswamas RSKD Dadi setelah kembali ke rumah,” ujarnya.
Dirinya pun menyampaikan terima kasih kepada RSKD Dadi yang sudah merawat pasien ODGJ yang bukan hanya dari wilayah Sulsel, juga dari Provinsi luar Sulsel.
Kepala Bidang Resos pada Dinas Sosial Sulbar turut menyampaikan terima kasih kepada Pemprov Sulsel, khususnya RSKD Dadi yang telah membantu Pemprov Sulbar dalam penanganan pasien ODGJ.
Wadir Yanmed RSKD Dadi, DR. St. Jawiah, MARS menyampaikan, bahwa apa yang telah dilakukan RSKD Dadi menjadi tugas dan tanggungjawabnya.
“Kami hanya meminta koordinasi dan komunikasi yang baik dalam penanganan ODGJ, yang tentunya bertujuan untuk memaksimalkan perawatan dan pemulihan pasien ODGJ,” katanya.
Menurutnya, pentingnya membangun mitra dan kerjasama dengan berbagai pihak, untuk memaksimalkan pelayanan kepada masyarakat khususnya pasien ODGJ.
“RSKD Dadi tidak hanya melayani pasien ODGJ, juga melayani pasien umum. Sehingga memang kami butuh support dari semua jejaring dalam mengembangkan RSKD Dadi menjadi lebih baik kedepan,” jelasnya.
Usai pelepasan, pasien yang pulih diberangkatkan ke Provinsi Sulawesi Barat didampingi oleh tim Keswamas Sulsel, untuk memastikan bahwa pasien kembali ke keluarganya dalam kondisi yang baik.
Kepala Bidang Humas, Hukum dan Pemasaran pada RSKD Dadi, A. Nurseha menambahkan, bahwa proses pemulangan ini dapat rutin dilakukan kepada pasien yang sudah pulih. Sehingga bisa memaksimalan perawatan pasien ODGJ.
“Diharapkan ketika kembali ke keluarganya, pasien pulih ini akan lebih produktif. Serta diharapkan tidak lagi kembali ke RSKD Dadi, olehnya itu dibutuhkan dukungan dari semua pihak. Seluruh masyarakat memiliki hak yang sama dan dilindungi oleh undang-undang, jadi semoga kita semua sadar dan paham untuk peka terhadap hal-hal yang membutuhkan bantuan kita semua,” katanya.
