DAERAH

Tingkatkan Ketahanan Pangan, Desa Bontomanai Gelar Pelatihan Pembuatan Pupuk Kompos

MAKASSAR, EDUNEWS.ID – Pemerintah Desa Bontomanai Menggelar Pelatihan Pembuatan Pupuk Kompos di Aula Kantor Desa Bontomanai, Kecamatan Bungaya, Kabupaten Gowa, Provinsi Sulawesi Selatan, Rabu (15/12/2021).

Kegiatan tersebut, dihadiri oleh, Kadis Tanaman Pangan dan Holtikultura Gowa (Sugeng Priyanto), Perwakilan Kadis PMD Gowa (Muhammad Akbar), Accounting Officer Bank Sulselbar dan Marketing Eksekutif PT Pegadaian Persero Kantor Wilayah VI Makasar.

Kepala Desa Bontomanai Moh Idrus SPdI dalam sambutannya mengatakan, Kegiatan tersebut dihadiri 36 kelompok tani yang ada di Desa Bontomanai.

“Pelatihan ini di gelar untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait kegunaan pupuk kompos dalam meningkatkan produktivitas pertanian terkhusus pada tanaman Porang,” katanya.

“Salah satu yang menjadi kendala saat ini ialah tingginya biaya pupuk, inilah kemudian yang mendorong Pemerintah Desa untuk melakukan pelatihan pembuatan pupuk kompos kepada masyarakat untuk menghemat biaya. Selain bahan baku yang muda didapatkan karena telah tersedia dilingkungan masyarakat, juga mudah dalam pembuatannya terutama yang berasal dari kotoran, dan urine ternak,” lanjutnya.

Kadis Tanaman Pangan dan Holtikultura Gowa, Sugeng Priyanto dalam sambutannya mengatakan, para petani harus berpikir maju kedepan, petani harus dijadikan sebagai profesi agar fokus pertanian bisa maksimal.

“Bertani adalah sebuah bisnis sepanjang kita Produktif dalam mengelolanya. Pelatihan pembuatan pupuk kompos ini salah satu solusi bagi masyarakat yang akan meringankan para petani dalam hal biaya, disamping akan menyuburkan kwalitas tanah juga akan menghasilkan hasil tanam yang maksimal,” ujarnya.

“Kami berharap Pemerintah Desa dan para kelompok tani dapat menciptakan terobosan-terobosan baru dalam hal pertanian yang dapat menunjang produktivitas pertanian di Desa Bontomanai,” tambahnya.

Dinas PMD Kabupaten Gowa, Muhammad Akbar dalam sambutannya, Bentuk apresiasi pemerintah kabupaten untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan memfasilitasi pelatihan pembuatan pupuk kompos untuk mengubah pola pikir petani.

“Bukan kita tidak membutuhkan pupuk kimia dari pemerintah tetapi kita ingin penggunaan pupuk kimia bisa dikurangi dan fokus pada penggunaan pupuk kompos agar masyarakat tidak terlalu terbebani dengan harga pupuk kimia yang mahal,” pungkasnya.

“Kita ingin Desa Bontomanai menciptakan pupuk kompos cair dan padat yang berbeda dengan pupuk kompos didaerah lain. Kita ingin pupuk kompos Bontomanai mempunyai kelebihan tersendiri. Menciptakan icon di Desa Bontomanai agar bisa dilirik diluar sana,” tutupnya.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kerjasama dan Mitra silakan menghubungi 085171117123

Kirim Berita

  • redaksi@edunews.id
  • redaksiedunews@gmail.com

ALAMAT

  • Branch Office : Gedung Graha Pena Lt 5 – Regus – 520 Jl. Urip Sumoharjo No. 20, Pampang, Makassar Sulawesi Selatan 90234
  • Head Office : Plaza Aminta Lt 5 – Blackvox – 504 Jl. TB Simatupang Kav. 10 RT.6/14 Pondok Pinang Kebayoran Lama, Jakarta Selatan 12310. Telepon : 0411 366 2154 – 0851-71117-123

 

To Top