MAKASSAR, EDUNEWS.ID – Prosesi Wisuda Lulusan Universitas Negeri Makassar (UNM) periode Februari 2026 di Pelataran Menara Pinisi, Rabu (4/2/2026), menjadi momentum transisi kepemimpinan penting bagi kampus “Phinisi” tersebut. Jabatan pucuk pimpinan yang sebelumnya diisi oleh Pelaksana Harian (Plh), kini resmi beralih status menjadi Pelaksana Tugas (Plt).
Perubahan Status Kepemimpinan di Momentum Wisuda
Perubahan status kepemimpinan ini terungkap secara terbuka dalam pembukaan acara wisuda. Wakil Rektor I UNM, Prof Aslinda, saat memberikan sambutan secara resmi menyapa Prof Farida Patittingi dengan gelar jabatan barunya.
“Yang senantiasa kita hormati dan banggakan, Plt Rektor Universitas Negeri Makassar, Ibu Professor Doktor Faridah Patittingi S.H., M.Hum,” ujar Prof Aslinda di hadapan para wisudawan dan tamu undangan.
Prof Farida, yang merupakan Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin (Unhas), sebelumnya ditugaskan oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendikti Saintek) sebagai Plh Rektor UNM sejak 3 November lalu. Kenaikan status menjadi Pelaksana Tugas (Plt) ini menandakan kewenangan yang lebih luas dalam menjalankan roda organisasi universitas selama masa transisi.
Dinamika Kepemimpinan UNM
Langkah Kemendikti Saintek dalam menunjuk Plt Rektor ini merupakan buntut dari dinonaktifkannya Rektor UNM definitif, Prof Karta Jayadi. Penonaktifan tersebut dilakukan lantaran yang bersangkutan tengah menjalani proses pemeriksaan terkait kasus yang diduga memiliki implikasi hukum.
Meski demikian, pihak universitas belum merincikan secara detail kapan SK perubahan status dari Plh menjadi Plt tersebut diterbitkan oleh kementerian. Kehadiran Prof Farida sebagai Plt Rektor diharapkan dapat menjaga stabilitas akademik dan administrasi di UNM, terutama dalam agenda-agenda besar seperti wisuda dan pelayanan mahasiswa.
Harapan Stabilitas Akademik
Penunjukan sosok dengan latar belakang hukum seperti Prof Farida dinilai strategis untuk mengawal tata kelola UNM di tengah tantangan hukum yang sedang dihadapi pimpinan sebelumnya. Civitas akademika berharap transisi ini tidak mengganggu jalannya tridarma perguruan tinggi di universitas eks-IKIP tersebut.
Momentum wisuda ini sekaligus menjadi bukti bahwa aktivitas akademik di UNM tetap berjalan normal di bawah nakhoda kepemimpinan baru yang ditunjuk pusat. (*)
