MAKASSAR, EDUNEWS.ID – GMKI Cabang Makassar mengkritik keras tindakan Walikota Makassar Munafri Arifuddin alias Appi yang memarahi pengendara saat melawan arus.
Sebagai mitra kritis pemerintah , pengurus GMKI menyayangkan tindakan tersebut.
Ketua Umum GMKI Cabang Makassar Muh. Vicky menilai, teguran Appi terhadap pengendara dengan marah-marah menurutnya tidak perlu dilakukan.
“Ada kata-kata yang mungkin sebaiknya tidak perlu di keluarkan oleh seorang pemimpin,” kata Vicky kepada edunews.id, Senin (14/4/2025).
Bagi Vicky, Appi seharusnya berkoordinasi dengan pihak lintas dan dinas terkait menyelesaikan masalah tersebut. Dia berharap selaku Walikota menjaga tutur kata yang santun.
“Turunnya pak Wali dan langsung memarahi pengendara adalah hal yang tidak harus dilakukan pada saat itu, sebagai pemimpin seharusnya tetap menjaga tutur kata kepada masyarakatnya,” jelas Vicky.
Vicky berujar, tutur kata santun seorang pemimpin sangat penting agar bisa terhubung dengan masyarakatnya.
“Etika dan Moral Kepemimpinan adalah suatu hal yang wajib dimiliki oleh setiap pemimpin yang dipercaya oleh banyak orang. Tentu hal itu sebagai jembatan bagaimana pemimpin berkomunikasi kepada masyarakatnya,” tambahnya.
Dia pun mengungkit gagasan Appi mengenai Kota Aman, Inklusif dan Unggul yang selalu dilontarkan. Pihaknya menyebut, realitas Makassar hari ini masih jauh dari gagasan itu.
“Kejadian ini kiranya menjadi refleksi bagi Pak Appi dan Jajarannya untuk segera membicarakan gagasan yang sering dilontarkan tersebut. Yah kita bisa lihat Kota Makassar ini yang sekarang sangat tidak ramah bagi Kaum Difabel dan Kelompok Rentan. Kita bisa lihat bersama bahwa tidak ada Pedestrian di Kota Makassar yang betul-betul berfungsi. Ini harus menjadi perhatian khusus Pemerintah Kota Makassar saat ini,” ungkap Vicky.
