SURABAYA, EDUNEWS.ID– Universitas Negeri Surabaya (Unesa) menunjukkan kepedulian sosial yang luar biasa terhadap mahasiswa yang terdampak parah oleh bencana banjir bandang dan longsor di Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh. Tak hanya memberikan bantuan materiil, Unesa menjamin keringanan Uang Kuliah Tunggal (UKT) hingga semester 8 atau bahkan sampai lulus.
Langkah cepat ini diambil sebagai bentuk solidaritas kemanusiaan kampus “Rumah Para Juara”.
UKT Gratis Hingga Lulus, Living Cost Dijamin
Rektor Unesa, Nurhasan atau akrab disapa Cak Hasan, memastikan bahwa bantuan yang diberikan bersifat komprehensif. Selain meringankan beban finansial UKT, Unesa juga menjamin:
-
Bantuan Living Cost: Korban dijamin mendapatkan biaya hidup selama satu semester penuh.
-
Fasilitas Pembelajaran: Seluruh kebutuhan akademik dan fasilitas belajar mahasiswa korban akan difasilitasi.
-
Pendampingan Psikososial: Untuk mengatasi trauma, Unesa menurunkan tim untuk memastikan kondisi psikis mahasiswa pulih melalui pendampingan khusus.
“Saling membantu dan gerak cepat dalam penanggulangan bencana saat ini sangat dibutuhkan oleh para korban,” kata Cak Hasan.
Terjunkan Relawan
Sebagai tindak lanjut, Unesa telah menggelar doa bersama dan lelang amal untuk mengumpulkan donasi. Puncak aksi kemanusiaan ini adalah penerjunan tim relawan pada 10 Desember 2025.
Tim relawan yang diterjunkan ke Sumatera dan Aceh bukan sembarangan, melainkan gabungan ahli dari:
-
Fakultas Kedokteran: Untuk bantuan medis dan kesehatan.
-
Fakultas Psikologi: Khusus memberikan pendampingan psikososial terhadap korban yang mengalami trauma.
Saat ini, Unesa juga telah mendistribusikan kebutuhan pokok mendesak seperti air minum, pakaian, dan perlengkapan sanitasi.
Cak Hasan mengungkapkan, Unesa berkomitmen untuk terus memantau dan mengevaluasi dampak bantuan ini, guna memastikan keberlanjutan pemulihan.
” Upaya ini menjadi contoh nyata peran perguruan tinggi dalam membantu pemulihan pascabencana,” tegasnya. (*)
