MAKASSAR, EDUNEWS.ID – Proyek pembangunan drainase di Jalan Nipa-Nipa Lama, Kelurahan Antang, Kecamatan Manggala, memicu amarah warga. Pengerjaan infrastruktur yang sejatinya bertujuan mencegah banjir tersebut justru dinilai menjadi “bencana” baru bagi warga di Lorong 1, tepat di depan Perumahan Griya Unggul Sejahtera.
Warga geram lantaran pengerjaan proyek dianggap dilakukan secara serampangan tanpa memikirkan dampak lingkungan dan akses masyarakat sekitar.
Salah satu yang dikeluhkan adalah pembuatan jembatan gorong-gorong yang posisinya jauh lebih tinggi dari permukaan jalan. Hal ini membuat kendaraan roda empat milik warga kesulitan, bahkan ada yang tidak bisa masuk sama sekali ke area perumahan.
“Ini bagaimana perencanaannya? Gorong-gorong dibuat setinggi itu, mobil kami sangkut di bawahnya kalau dipaksa lewat. Bukannya mempermudah, malah bikin susah warga keluar masuk rumah,” cetus seorang warga dengan nada kesal, Minggu (4/1/2026).
Pagar Rusak dan Material Berserakan
Kekesalan warga semakin memuncak saat melihat pagar perumahan mengalami kerusakan akibat aktivitas proyek. Tak hanya itu, pihak kontraktor juga dituding tidak bertanggung jawab atas sisa-sisa material bangunan yang dibiarkan menumpuk di jalan.
“Hasil kerjanya sangat tidak profesional. Pagar warga hancur, sampah material dan tanah galian dibiarkan begitu saja. Lingkungan jadi kumuh dan sangat kotor,” tambahnya.
Tuntut Audit Kualitas
Warga juga mengendus adanya ketidakberesan pada kualitas bangunan drainase tersebut. Secara fisik, bangunan dianggap tidak kokoh dan dikhawatirkan akan cepat rusak sebelum masa fungsinya maksimal.
Warga mendesak Dinas PU Kota Makassar dan pengawas proyek untuk segera turun tangan melakukan audit lapangan. Mereka menuntut pihak pengembang/kontraktor menurunkan ketinggian jembatan gorong-gorong agar landai. Selanjutnya memperbaiki pagar warga yang rusak dan Mlmengangkut seluruh sisa material yang menumpuk di jalan.
“Kalau tidak ada perbaikan segera, kami akan bawa masalah ini lebih jauh. Jangan sampai uang rakyat dipakai untuk proyek yang hasilnya malah merugikan rakyat,” tegas warga.
Kadis PU Tindaklanjuti
Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Makassar saat ini adalah Zuhaelsi Zubir saat dikonfirmasi mengungkapkan pihaknya akan segera menindaklanjuti laporan yang disampaikan oleh warga.
“Iyee (iya) makasih respon’ta (responnya). segera dikonfirmasi ke kabidnya,” ucapnya, Minggu (4/1/2026)
(*)
