SAMARINDA, EDUNEWS.ID – Kepastian pengembalian dana fantastis senilai Rp 8,49 miliar ke kas daerah Kalimantan Timur akhirnya menemui titik terang. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim secara resmi membatalkan pengadaan mobil dinas mewah jenis Range Rover 3.0 LWB yang diperuntukkan bagi Gubernur Rudy Mas’ud.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kaltim, Muhammad Faisal, mengungkapkan bahwa proses pengembalian dana tersebut kini sedang berjalan. Pihaknya telah berkomunikasi secara resmi dengan penyedia kendaraan untuk memastikan seluruh prosedur sesuai dengan aturan yang berlaku.
“Empat belas hari setelah menerima kembali mobil tersebut, penyedia berkewajiban menyetorkan kembali dana yang telah diterima sesuai harga mobil ke kas daerah,” tegas Faisal dalam keterangan pers di Samarinda, Senin (2/3/2026).
Dari Jakarta Kembali ke Kaltim
Mobil mewah senilai Rp 8.499.936.000 tersebut sebenarnya sempat diserahterimakan di Jakarta sebelum akhirnya menuai gelombang kritik dari masyarakat. Pengadaan yang menggunakan dana APBD Perubahan 2025 ini dianggap tidak mendesak di tengah upaya efisiensi anggaran daerah.
Menanggapi sorotan publik, Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud mengambil langkah cepat dengan mengumumkan pembatalan secara langsung melalui pesan suara di media sosial pribadinya dan akun resmi Pemprov Kaltim.
“Kami ingin menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur memutuskan untuk membatalkan mobil dinas Gubernur yang sebelumnya direncanakan,” ujar Rudy dalam unggahannya.
Transparansi Anggaran Jadi Sorotan
Langkah pembatalan ini dinilai sebagai upaya mitigasi risiko reputasi oleh Pemerintah Provinsi. Dengan tenggat waktu 14 hari yang diberikan kepada penyedia, masyarakat kini menanti bukti nyata setoran dana tersebut kembali masuk ke rekening kas daerah (Kasda).
Dana sebesar Rp 8,49 miliar tersebut kini diharapkan dapat dialokasikan kembali untuk program-program yang bersentuhan langsung dengan kepentingan publik di Kalimantan Timur. (*)
