Nasional

Bersama Relawan Seluruh Indonesia, TurunTangan Gelar Upacara 17 Agustus secara Virtual

Bersama Relawan Seluruh Indonesia, TurunTangan Gelar Upacara 17 Agustus secara Virtual

JAKARTA, EDUNEWS.ID– Pandemi Covid-19 membatasi kita untuk berinteraksi secara langsung dan bahkan menghalangi kita untuk melakukan Upacara 17 Agustus bersama pada tahun ini. Namun, hal tersebut tidak menghalangi Gerakan TurunTangan untuk menggelar upacara kemerdekaan secara virtual. Upacara virtual ini berkolaborasi dengan lebih dari lima daerah di Indonesia sebagai petugas upacara.

“Dalam upacara virtual ini kami memanfaatkan video conference melalui Zoom dan disiarkan secara langsung melalui akun YouTube TurunTangan. Upacara virtual ini memang sederhana, namun tetap berjalan dengan khidmat karena ketulusan hati serta doa kami untuk Indonesia,” ujar Muhammad Gilang Toni, relawan TurunTangan, yang memfasilitasi upacara virtual ini, Senin (17/8/2020).

Turuntangan adalah sebuah inkubasi kepemimpinan pemuda dengan pendekatan gerakan kerelawanan. Hari ini, sebanyak 63 kota/kabupaten se-Indonesia telah bergerak dengan 107 gerakan kerelawanan di bidang pendidikan, lingkungan, sosial kemanusiaan, edukasi politik, dan kesehatan. Tercatat lebih dari 53.000 relawan yang telah memilih terlibat.

Petugas upacara virtual ini berasal dari TurunTangan di seluruh Indonesia antara lain pembina upacara dari TurunTangan Jakarta, inspektur upacara dari TurunTangan Medan, pembawa acara dari TurunTangan Cikarang, pembaca teks pembukaan UUD 1945 oleh TurunTangan Bojonegoro, pemimpin lagu oleh TurunTangan Ambon, dan pembacaan doa oleh TurunTangan Magelang.

Upacara virtual 17 Agustus dimulai pada pukul 07.00 WIB untuk menyesuaikan dengan waktu teman-teman di Indonesia Timur agar tidak terlalu siang. Upacara virtual ini berlangsung selama kurang lebih 30 menit dan diisi dengan pesan dari Direktur Gerakan TurunTangan, Raka Eka Pramudito, selaku Pembina upacara.

“Tahun ini dipenuhi oleh ketidakpastian. Ketidakpastian akan pandemi, ketidakpastian para korban banjir di Masamba, hingga erupsi Gunung Sinabung yang kembali terjadi. Tapi saya harap kita semua tetap menumbuhkan semangat diri sebagai seorang relawan. Relawan yang tanpa kenal lelah dan letih, tetap mau berkorban untuk melihat orang lain tersenyum sehingga negeri ini terlalu optimis untuk semakin maju dan maju lagi,” jelas Raka.

Gerakan TurunTangan menaruh harapan besar bagi para relawan untuk mengambil kesempatan, terlibat dalam memperbaiki keadaan, dengan menggunakan nilai-nilai kerelawanan. Upacara virtual pun ditutup dengan jargon, “Pejuang, BUKAN?”, oleh relawan dari TurunTangan Medan, Doni Swandana, selaku inspektur upacara. Jargon tersebut kemudian disauti oleh relawan lainnya, “HADAPI!”. (rls)

 

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kerjasama dan Mitra silakan menghubungi 085171117123

Kirim Berita

  • redaksi@edunews.id
  • redaksiedunews@gmail.com

ALAMAT

  • Branch Office : Gedung Graha Pena Lt 5 – Regus – 520 Jl. Urip Sumoharjo No. 20, Pampang, Makassar Sulawesi Selatan 90234
  • Head Office : Plaza Aminta Lt 5 – Blackvox – 504 Jl. TB Simatupang Kav. 10 RT.6/14 Pondok Pinang Kebayoran Lama, Jakarta Selatan 12310. Telepon : 0411 366 2154 – 0851-71117-123

 

To Top