MAKASSAR, EDUNEWS.ID – Formatur Ketua Korps Pengader (KP) HMI Cabang Makassar Muh. Nur Fajar Arsyad mempertanyakan hasil Musyawarah yang dilaksanakan Kamis, (20/7/2023) lalu.
Fajar mengaku kaget dan tidak tahu atas terpilihnya dirinya sebagai formatur.
“Saya sedari awal sudah sampaikan kepada Ketua Umum (Asmin) bahwasanya saya tidak mampu dalam mengemban amanah yang diberikan, sebab ada beberapa hal yang harus diprioritaskan terlebih dahulu,” ujar Fajar, Selasa (1/8/2023) malam.
Mantan Bendahara Umum HMI Cabang Makassar itu kemudian menegaskan menolak hasil musyawarah tersebut.
“Sekiranya masih banyak yang lebih layak untuk menjadi ketua KP dibandingkan saya. Sekali lagi saya minta maaf yang sebesar-besarnya,” imbuhnya.
Dia mengaku tidak terlibat dalam musyawarah sehingga kaget ketika terpilih sebagai formatur.
“Baruka buka hp langsung kulihat, eh apa ini. Itumi yang saya tidak tahu juga pergi saja musyawarah KP tidak pergika,” beber Fajar.
Diberitakan sebelumnya, musyawarah Korps Pengader (KP) HMI Cabang Makassar menetapkan Muh. Nur Fajar Arsyad sebagai Ketua KP Periode 2023-2024.
Fajar terpilih sebagai formatur setelah mendapat rekomendasi dari 9 anggota pengader.
Sementara itu, Tasbih dan Abdu memperoleh 8 dan 7 rekomendasi anggota pangeder.
