JAKARTA, EDUNEWS.ID – Mantan Presidium Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Yusuf Blegur menilai Pemerintahan Jokowi cenderung Islamophobia.
Menurutnya, rezim Jokowi cenderung memusuhi ulama dan tokoh umat Islam lainnya, khususnya yang tidak sejalan dengan pemerintah.
“Rezim pemerintahan meminggirkan peran umat Islam dan cenderung Islamophobia,” ucap Yusuf dikutip dari suaranasional, Minggu (30/7/2023).
Yusuf mengatakan, di era Jokowi memimpin, oligarki kian merajalela dan merugikan rakyat.
Ia menyinggung tentang sulitnya rakyat mengenyam pendidikan hingga pemenuhan kebutuhan primer yang kian sulit.
“Rakyat sulit mengenyam pendidikan, sekalipun di sekolah berstatus negeri, apalagi yang dikelola swasta. Rakyat kesulitan mendapat gas elpiji dan harus membayar mahal BBM,” ujar Yusuf.
Yusuf juga menyoroti kebijakan pemerintah yang terus menaikkan pajak namun disaat yang sama mencabut subsidi kebutuhan pokok.
“Lebih miris lagi, bukan hanya lemahnya daya beli masyarakat, sebagian rakyat di pedesaan bersaing dengan perkotaan berlomba-lomba menyandang kemiskinan.
“Semua keprihatinan dan ketidaklayakan yang mendera rakyat itu, bahkan seiring sejalan saat segelintir penyelenggara negara bersama oligarki pengusaha dan partai politik mempertontonkan, membanggakan dan mencintai kekayaan serta tabiat kekuasaan yang berbasis korup dan kejahatan kemanusiaan,” tutupnya.
