Kampus

Jelang Penentuan Rektor Baru, Itjen Kemdiktisaintek Periksa Rektor Unhas Terkait Dugaan Politik Praktis

MAKASSAR, EDUNEWS.ID –Pemilihan Rektor Universitas Hasanuddin (Unhas) periode 2026–2030 kini berada dalam pengawasan ketat pemerintah pusat. Di tengah persiapan tahap akhir oleh Majelis Wali Amanat (MWA) yang dijadwalkan pada 14 Januari 2026, Inspektorat Jenderal Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Itjen Kemdiktisaintek) resmi turun tangan melakukan pemeriksaan terhadap jajaran pimpinan universitas.

Pemeriksaan ini bertujuan untuk mendalami laporan adanya dugaan pelanggaran netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) berupa keterlibatan dalam politik praktis, serta isu penyimpangan dalam tata kelola proses pemilihan rektor.

Pemeriksaan Intensif di Rektorat

Berdasarkan surat resmi tertanggal 5 Januari 2026 yang diterima redaksi edunews.id  tim investigasi Itjen Kemdiktisaintek telah melakukan pemeriksaan maraton selama tiga hari, terhitung sejak 6 hingga 8 Januari 2026. Sejumlah pejabat teras Unhas dimintai keterangan secara bergantian di Gedung Rektorat.

Daftar pihak yang diperiksa meliputi:

  • Direktur Sumber Daya Manusia (SDM)

  • Direktur Keuangan

  • Kepala Kantor Sekretariat Rektor

  • Para Dekan dan Guru Besar

  • Rektor Unhas, Prof. Dr. Ir. Jamaluddin Jompa, M.Sc, yang dijadwalkan memberi keterangan pada hari terakhir pemeriksaan (8/1).

Dasar Penyelidikan

Diketahui, yim bergerak berdasarkan Surat Tugas Plt. Inspektur Jenderal Kemdiktisaintek tertanggal 30 Desember 2025. Fokus utama tim adalah melakukan pendalaman terhadap laporan masyarakat mengenai dugaan penyimpangan prosedur yang dapat mencederai integritas pemilihan pemimpin universitas terbesar di Indonesia Timur tersebut.

Status Pemilihan 14 Januari

Meski pemeriksaan telah berjalan, pihak Itjen Kemdiktisaintek belum memberikan keputusan atau kesimpulan akhir. Hal ini menimbulkan spekulasi di lingkungan kampus mengenai apakah hasil investigasi tersebut akan berdampak pada jadwal pemungutan suara di tingkat MWA yang tinggal menghitung hari.

“Proses investigasi masih berjalan dan belum ada keputusan resmi yang diumumkan,” tulis keterangan terkait status laporan tersebut. (*)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kerjasama dan Mitra silakan menghubungi 085171117123

Kirim Berita

  • redaksi@edunews.id
  • redaksiedunews@gmail.com

ALAMAT

  • Branch Office : Gedung Graha Pena Lt 5 – Regus – 520 Jl. Urip Sumoharjo No. 20, Pampang, Makassar Sulawesi Selatan 90234
  • Head Office : Plaza Aminta Lt 5 – Blackvox – 504 Jl. TB Simatupang Kav. 10 RT.6/14 Pondok Pinang Kebayoran Lama, Jakarta Selatan 12310. Telepon : 0411 366 2154 – 0851-71117-123

 

To Top