DAERAH

IPF Sulsel Genjot Kualitas Olahraga Pickleball Lewat Pelatihan Wasit Tingkat Dasar Batch 2 di Gedung Phinisi UNM

MAKASSAR, EDUNEWS.ID — Perkembangan cabang olahraga pickleball di Sulawesi Selatan (Sulsel) menunjukkan tren yang kian melesat. Sayangnya, pertumbuhan masif tersebut belum sepenuhnya berbanding lurus dengan ketersediaan sumber daya manusia (SDM) di sektor perwasitan yang memahami regulasi resmi secara mendalam.

Menjawab tantangan tersebut, Indonesia Pickleball Federation (IPF) Sulawesi Selatan mengambil langkah taktis dengan menggandeng IPF Kota Makassar dan Klub UNM Pickleball. Kolaborasi strategis ini mewujud dalam gelaran Pelatihan Wasit Pickleball Tingkat Dasar Batch 2 yang dipusatkan di Gedung Phinisi Universitas Negeri Makassar (UNM) pada 26–27 September 2026.

Ketua Panitia Pelatihan, Dr Yusnadi mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan amanat program kerja Pengprov IPF Sulsel untuk merespons ketimpangan antara tingginya animo kejuaraan dengan minimnya ketersediaan wasit berstandar regulasi IPF/IFP.

“Pertumbuhan pickleball sangat pesat di Sulawesi Selatan, tetapi tidak seimbang dengan pertumbuhan SDM perwasitan yang memahami regulasi. Padahal, wasit adalah penentu kualitas pertandingan, mulai dari kenyamanan, ketertiban, hingga keputusan yang sesuai aturan,” ujar Dr Yusnadi saat ditemui, Selasa (29/9/2026), lalu.

Menurutnya, kualitas sebuah turnamen sangat bergantung pada kompetensi wasit di lapangan. Apabila pengadil di lapangan tidak memperbarui wawasan terhadap aturan terbaru, maka kualitas kompetisi secara keseluruhan akan terganggu.

Lonjakan Peserta Cerminkan Tingginya Kebutuhan Daerah

Kebutuhan mendesak terhadap eksistensi wasit bersertifikat tercermin jelas dari antusiasme peserta yang terus merangkak naik dari waktu ke waktu.

Pada pelaksanaan Pelatihan Wasit Tingkat Dasar Batch 1 sebelumnya, tercatat ada sekitar 50 peserta yang ambil bagian dari tiga provinsi sekaligus, yakni Sulsel, Sulawesi Barat (Sulbar), dan Sulawesi Tengah (Sulteng). Angka tersebut kemudian melonjak signifikan pada Batch 2 yang sukses menarik 101 peserta dari lima provinsi berbeda.

Melalui pelatihan intensif ini, para peserta dibekali materi komprehensif yang mencakup pemahaman regulasi permainan, mekanisme perwasitan, teknik pengambilan keputusan yang adil, hingga simulasi praktik langsung di lapangan.

Kendati demikian, Yusnadi mengakui bahwa jumlah tersebut masih jauh dari kata cukup untuk menutupi kebutuhan turnamen yang masif di berbagai daerah.

“Artinya, kebutuhan wasit setiap provinsi semakin banyak karena banyaknya kejuaraan yang dibuat. Peningkatan kualitas SDM, termasuk wasit, adalah bagian penting untuk mendorong penyelenggaraan pertandingan yang lebih profesional,” jelas akademisi UNM tersebut.

Targetkan 500 Wasit dan Wajibkan Standarisasi Turnamen

Sebagai langkah jangka panjang, IPF Sulsel telah mematok target ambisius untuk mencetak hingga 500 wasit yang nantinya akan didistribusikan secara merata ke seluruh kabupaten/kota di Sulsel. Mengingat tingginya permohonan dari berbagai daerah, IPF Sulsel bahkan menjadwalkan pembukaan Batch 3 dalam waktu dekat.

Seluruh wasit yang lulus dari sertifikasi tingkat dasar ini diproyeksikan langsung untuk mengawal agenda-agenda besar di depan mata, termasuk perhelatan Eksebisi Porprov Sulsel serta National Open Tournament yang dihelat di Makassar pada Oktober ini.

Ke depan, IPF Sulsel juga akan memperketat regulasi tata kelola kejuaraan di daerah. Setiap kabupaten/kota yang menggelar turnamen resmi diwajibkan memakai jasa wasit berlisensi IPF, serta menutup ruang bagi praktik penggunaan wasit “dadakan” demi menjaga marwah dan profesionalisme olahraga.

Tidak berhenti di tingkat dasar, agenda pengembangan SDM ini juga telah disiapkan berjenjang. Pada 2027 mendatang, para wasit pemegang sertifikat dasar direncanakan bakal kembali difasilitasi untuk mengikuti pelatihan lanjutan demi meraih lisensi wasit tingkat nasional. (*)

Redaktur : Eka Setiawan || Kontributor : Fajar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kerjasama dan Mitra silakan menghubungi 085171117123

Kirim Berita

  • redaksi@edunews.id
  • redaksiedunews@gmail.com

ALAMAT

  • Branch Office : Gedung Graha Pena Lt 5 – Regus – 520 Jl. Urip Sumoharjo No. 20, Pampang, Makassar Sulawesi Selatan 90234
  • Head Office : Plaza Aminta Lt 5 – Blackvox – 504 Jl. TB Simatupang Kav. 10 RT.6/14 Pondok Pinang Kebayoran Lama, Jakarta Selatan 12310. Telepon : 0411 366 2154 – 0851-71117-123

 

To Top