Internasional

PP KAUMY: Hentikan Kekejaman terhadap Muslim Rohingya

Yogie maharesi

JAKARTA, EDUNEWS.ID- Kekejaman terhadap kaum muslim Rohingya oleh militer Myanmar kembali terjadi. Citra satelit menggambarkan desa-desa yang menjadi ladang pembantaian.

Ketua Umum Pengurus Pusat Keluarga Alumni Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (PP KAUMY) Yogie Maharesi menyatakan kesedihan mendalam atas penindasan yang terjadi pada kaum muslim Rohingya.

“Saudara-saudara muslim kita di Rohingya terus menerus menjadi sasaran kekerasan dan diskriminasi, bahkan mengarah pada genosida. Sementara Pemerintah Myanmar selalu berkilah, lalu Aung San Suu Kyi juga diam seribu bahasa” ujar Yogie dengan penuh keprihatinan ke edunews.id, Sabtu (19/11/2016).

Yogie juga menyesalkan tidak kunjung usainya penderitaan yang dialami oleh muslim Rohingya. Ia menilai Dunia dan lembaga-lembaga internasional tidak berdaya untuk mendesak pemerintah Myanmar berlaku adil memenuhi hak-hak kaum muslim Rohingya sebagai warga negara Myanmar.

“Sehingga kekerasan demi kekerasan terus berulang”, imbuh Yogie.

PP KAUMY meminta Pemerintah Indonesia mengambil peran lebih aktif dan strategis melalui semua jalur komunikasi dan diplomasi internasional untuk mendesak agar kekejaman terhadap muslim Rohingya segera dihentikan dan tidak terulang.

Selain itu, organisasi-organisasi Islam dan jaringannya di dunia harus mulai memikirkan solusi permanen atas krisis kemanusiaan terhadap muslim Rohingya, untuk kemudian mendorong pemerintah di negara masing-masing agar solusi tersebut menjadi agenda multilateral dalam rangka penegakan HAM.

“Kami juga menyerukan agar Komite Nobel Perdamaian mencabut penghargaan Nobel Perdamaian yang pernah diberikan kepada Suu Kyi karena dia selalu tutup mata terhadap penderitaan kaum muslim Rohingya”, pungkas Yogie.

RLS

To Top