Ekonomi

Rajut Ketahanan Ekonomi Tiga Provinsi, IKA ISMEI Sulselbartra Perkuat Integrasi Regional

Koordinator Wilayah IKA ISMEI Sulselbartra, Hasan Basri
MAKASSAR, EDUNEWS.ID  — Tantangan ekonomi regional di Kawasan Timur Indonesia tidak bisa lagi diselesaikan secara parsial di dalam batas satu wilayah administratif saja. Kesadaran kolektif inilah yang menginisiasi konsolidasi besar dalam pelantikan pengurus dan Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) Ikatan Keluarga Alumni Ikatan Senat Mahasiswa Ekonomi Indonesia (IKA ISMEI) Sulawesi Selatan, Tenggara, dan Barat (Sulselbartra) di Aula Kantor DPD Sulsel, Jalan Sultan Alauddin, pada Selasa, (29/9/2026) kemarin.
Dengan cakupan wilayah kerja yang membentang di tiga provinsi sekaligus, prosesi pelantikan yang dipimpin langsung oleh Ketua Umum DPP IKA ISMEI, Bahtiar Sebayang, ini menjadi momentum penting untuk menyelaraskan arah pembangunan ekonomi lintas batas. Sulsel sebagai poros logistik, Sultra dengan kekayaan sektor pertambangan dan pesisirnya, serta Sulbar dengan potensi agrarisnya dipandang perlu diintegrasikan ke dalam satu kerangka kerja ekonomi regional yang tangguh.
Koordinator Wilayah IKA ISMEI Sulselbartra Hasan Basri mengungkapkan, soliditas lintas wilayah ini ditopang oleh kekuatan jaringan alumni yang tersebar di 35 kampus di ketiga provinsi tersebut. Ia menegaskan, bahwa keberadaan para alumni yang kini aktif di berbagai sektor strategis mulai dari dunia akademik, perbankan, birokrasi, hingga dunia usaha menjadi modal utama dalam merajut integrasi ekonomi antar-daerah.
“Pembangunan ekonomi di Sulselbartra harus saling menopang dan tidak bisa berjalan sendiri-sendiri. Melalui Rakerwil ini, kami merumuskan langkah taktis agar potensi antar-daerah dapat saling melengkapi, menciptakan rantai pasok yang terintegrasi, dan bermuara pada kesejahteraan masyarakat di tiga provinsi,” ungkap Hasan Basri di hadapan para tamu undangan penting, di antaranya Wakil Wali Kota Makassar Aliyah Mustika Ilham dan Ketua DPRD Sulsel Rachmatika Dewi.
Semangat integrasi regional tersebut turut diperkuat dalam sesi seminar nasional yang menjadi rangkaian acara. Diskusi yang interaktif dan dipandu oleh Sekretaris Wilayah IKA ISMEI Sulselbartra, Najamuddin Arfah, menghadirkan para pemangku kebijakan lintas sektor untuk membedah tantangan ekonomi makro hingga mikro.
Oki Hermawan selaku Deputi Direktur Perwakilan Bank Indonesia Wilayah Sulsel memaparkan analisis mengenai kerentanan ekonomi regional terhadap dinamika global, termasuk tensi geopolitik dunia. Sementara itu, praktisi kebijakan publik Januar Jaury Dharwis dan Anggota DPRD Buton Tengah Nurman mengupas pentingnya keselarasan regulasi dan penguatan peran legislatif daerah dalam mendukung hilirisasi sektor riil.
Melalui sinergi yang terbangun antara pimpinan daerah, otoritas moneter, lembaga legislatif, dan jaringan cendekiawan muda dari 35 kampus ini, IKA ISMEI Sulselbartra optimis mampu menjadi motor penggerak yang tidak hanya memperkuat konektivitas antar provinsi, tetapi juga mengawal kemandirian ekonomi Kawasan Timur Indonesia secara berkelanjutan. (*)
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kerjasama dan Mitra silakan menghubungi 085171117123

Kirim Berita

  • redaksi@edunews.id
  • redaksiedunews@gmail.com

ALAMAT

  • Branch Office : Gedung Graha Pena Lt 5 – Regus – 520 Jl. Urip Sumoharjo No. 20, Pampang, Makassar Sulawesi Selatan 90234
  • Head Office : Plaza Aminta Lt 5 – Blackvox – 504 Jl. TB Simatupang Kav. 10 RT.6/14 Pondok Pinang Kebayoran Lama, Jakarta Selatan 12310. Telepon : 0411 366 2154 – 0851-71117-123

 

To Top