News

Ubedilah Badrun : 3 Hal ini Jadi Indikator Sistem Politik Kita Tidak Efektif

JAKARTA, EDUNEWS.id— Banyak pihak menilai, meski usai reformasi negeri ini sudah berpuluh-puluh tahun, perbaikan dari segi dan sistem politik nasional negeri ini sungguh jauh dari harapan dan cita-cita bersama.

Baru-baru ini, terbit sebuah buku politik menarik yang ditulis pemikir muda Ubedilah Badrun dengan judul ” Sistem Politik Indonesia : Kritik dan Solusi Sistem Politik Efektif” diterbikan Bumi Aksara, Agustus 2016.

Buku ini diluncurkan dan dibedah pada 11 Agustus 2016 lalu dengan menghadirkan pembedah ahli hukum tata negara Prof.Dr.Mahfuzd MD dan Sosiolog Pemikiran dan budaya Politik Dr.Robertus Robert,MA di Universitas Negeri Jakarta (UNJ).

Menurut Ubedilah Badrun yang juga pengajar Sistem Politik Indonesia di Universitas Negeri Jakarta (UNJ), sistem politik Indonesia saat ini berjalan tidak efektif.

“Ketidakefektifan sistem politik ini setidaknya terlihat pada 3 hal utama,” katanya.

Pertama, dari segi kapabilitas sistem politik. Kapabilitasnya rendah, dari kapabilitas ekstraktif, regulatif, distributif, simbolik, responsif sampai kapabilitas internasionalnya.

“Kedua, dicermati dari input, proses maupun output politiknya yang tidak mengarah pada pencapaian tujuan negara secara sistemik,” jelasnya.

Ketiga, dilihat dari infra struktur politik dan supra struktur politiknya. Infra struktur politik belum mampu memproduksi sumberdaya politik profesional yang unggul dan memiliki integritas.

“Pada saat yang sama supra struktur politik mempertontonkan praktik politik yang tidak efektif, transaksional dan oligarkis. Demikian disampaikan Ubedilah Badrun ditengah – tengah peluncuran bukunya di UNJ, Kamis (11/8/2016).

To Top