JAKARTA, EDUNEWS.ID-Usai menuding Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, membagikan kaos bernuansa kampanye bertuliskan “Anies untuk Presiden Indonesia”, juru bicara Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Sigit Widodo bersikukuh menilai ada kampanye politik terselubung dilakukan pada acara tersebut.
Hal itu diungkapkan Sigit Widodo pada akun Twitternya, Sabtu (30/4/2022). Menurutnya, kendati siapa pun yang membagikan kaos bernuansa kampanye ke para pemudik gratis di Terminal Pulo Gebang, Jakarta Timur, Rabu (27/4/2023) lalu, Anies haruslah bertanggung jawab.
Kandidat doktor Ilmu Komunikasi Universitas Indonesia ini mensinyalir orang nomor satu di DKI itu memanfaatkan momen mudik gratis yang dibiayai oleh rakyat untuk berkampanye.
“Ada kampanye politik terselubung dilakukan pada acara tersebut. Itu intinya. Siapa pun yang membagikan kaos, Pak @aniesbaswedan tidak bisa lepas dari tanggung jawab. Gubernur disinyalir menggunakan acara yang dibiayai oleh rakyat untuk berkampanye,” tulisnya.
Tak ayal, cuitan Sigit Widodo direspons warganet.
Sejumlah warganet bahkan menantang juru bicara PSI itu untuk membuktikan Anies Baswedanlah yang membagikan kaos kampanye bergambar dirinya kepada pemudik di atas bus.
“Nah gtu dong narasinya, “siapapun yg mmbagikan kaos..” bkn kyk narasi tuduhan lu yg vid@aniesbaswedan dlm bus, lu fitnah katakan “skrng malah beredar video pak AB mm-bagi2kan kaosnya kpd para pemudik..”. Lu bisa buktikan gak AB yg bagi2 kaos? klw tdk bisa buktikan = Fitnah!,” beber @DreW_JaKoB_WolF.
“Hey git, hidup yg ber arti itu ber mnfaat buat org bnyk, bila lu gak bisa ber mnfaat plg tidak jngn jd ampas dunia…, ngintip org trus buat lu cela, kl lu ada bukti bawa ke jlur ny, itu baru pnter, kt ny kandidat doctor..sm ank sd jg gak lbih crdas ..,” tulis @timithu.
Warganet juga menanyakan acara mudik gratis juga digelar sejumlah kepala daerah dan menteri, tetapi yang disoroti hanya Anies Semata. “Y Allah gini amat pemikiran calon doktor Yee??? Kok berisik ke Anies doang sih padahal acara mudik gratis ada pak Ganjar ada pak Erik Tohir ada Ridwan Kamil loh mas. Apa karena kapasitas psi cuma DKI doang??,” beber @Iriandi19.
