MAKASSAR, EDUNEWS.ID – Forum Konferensi Cabang ke LVII (57) Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Majelis Penyelamat Organisasi (MPO) Cabang Makassar resmi menetapkan Muh Asri sebagai Formatur HMI MPO Cabang Makassar secara aklamasi.
Penetapan tersebut berlangsung di Aula MAN 2 Kota Makassar pada Jumat–Minggu, (30/11/25).
Dalam forum tersebut, seluruh pengurus komisariat memberikan amanah kepada Muh Asri untuk memimpin cabang pada periode selanjutnya. Ia menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan oleh seluruh peserta Konfercab.
Muh Asri menuturkan bahwa amanah yang diterimanya bukan hanya bentuk kepercayaan, tetapi juga panggilan untuk melahirkan pembaruan di tubuh organisasi. Ia menekankan bahwa kekuatan HMI MPO Cabang Makassar terletak pada kerja kolektif seluruh kader, bukan pada satu figur semata.
“Amanah ini bukan sekadar kepercayaan, tetapi juga panggilan untuk menghadirkan pembaruan,” ujar Muh Asri dalam sambutannya.
Ia juga menegaskan bahwa HMI MPO Cabang Makassar merupakan organisasi yang dibangun melalui kerja bersama. Menurutnya, ia hanya menjadi titik awal, sementara kekuatan utama berada pada kader yang siap bergerak.
“Organisasi ini tidak dibangun oleh satu orang, melainkan oleh kolektivitas. Saya hanya menjadi titik awal, tetapi kekuatan sejati berada pada seluruh kader yang memilih untuk bergerak bersama,” tegasnya.
Asri menambahkan bahwa organisasi tidak boleh hanya berpuas diri pada nama besar yang telah diwariskan pendahulu. Ia menilai bahwa HMI MPO harus terus menjadi rumah intelektual dan ruang pembentukan karakter.
“Kita bukan hanya ingin mempertahankan nama besar, tetapi ingin memastikan organisasi ini menjadi rumah intelektual, rumah perjuangan, dan rumah pembentukan karakter,” ujarnya.
Di akhir, ia menyerukan agar seluruh kader kembali menghidupkan tradisi intelektual, budaya diskusi, dan etos kerja yang progresif.
“Saya mengajak seluruh kader untuk membangun kembali tradisi berpikir, budaya berdiskusi, dan etos kerja yang akan membawa organisasi ini lebih maju dan bermartabat,” kata Asri.
“Amanah ini adalah tugas kita bersama, dan hari ini kita mulai perjalanan baru,” tutupnya.
