Pemkab Wajo

Pemkab Wajo Turunkan Tim Terpadu Awasi Illegal Fishing di Danau Tempe

tim terpadu pemkab wajo lakukan pengawasan terkait illegal fishing di danau tempe selasa lalu (10/5/2022).

WAJO, EDUNEWS.ID – Tim terpadu Kabupaten Wajo turun memantau kegiatan nelayan di perairan Danau Tempe. Ini sebagai langkah pengawasan sekaligus pencegahan praktik illegal fishing atau penangkapan ikan dengan menggunakan alat tangkap yang tidak sesuai dengan peraturan.

Tim terpadu ini merupakan gabungan dari Satpol PP, Damkar dan Penyelamatan Wajo, Polres Wajo, dan Dinas Perikanan Wajo. Giat berlangsung pada Selasa (10/5/2022)  lalu.

“Ini merupakan langkah cepat kita merespons aspirasi masyarakat yang kami terima saat safari Ramadhan di Kecamatan Sabbangparu terkait maraknya praktik illegal fishing,” ujar Bupati Wajo, Amran Mahmud.b

Dia berharap kedepan pengawasan bukan hanya di perairan Danau Tempe tetapi juga di perairan lainnya.

“Kami juga berharap kepada masyarakat agar bisa melaporkan kepada tim jika menemukan praktik illegal fishing. Karena untuk pengawasan dan pencegahannya ini dibutuhkan sinergitas dari semua pihak,” harapnya.

Dikonfirmasi terpisah, Kasi Kerjasama Satpol PP, Damkar, dan Penyelamatan Wajo, Uzitawan, mengungkapkan bahwa setelah pemantauan di Danau Tempe, pihaknya akan turun menyasar lokasi lain.

“Sesuai dengan petunjuk Bapak Bupati, kita tidak hanya akan melakukan pengawasan di danau. Nantinya kita akan turun ke Teluk Bone sepanjang perairan di Kecamatan Pitumpanua, Keera, Sajoanging, Takkalalla, dan Penrang,” ujarnya.

Sementara Kepala Dinas Perikanan Wajo, Nasfari, menuturkan praktik illegal fishing memang menjadi keresahan bagi nelayan pesisir Danau Tempe. Para oknum menggunakan alat tangkap yang bisa merusak ekosistem danau, seperti setrum aki yang berdampak kepada populasi ikan.

“Danau Tempe kita ini dihuni berbagai jenis ikan air tawar. Populasi melimpah. Karena itu perlu kita jaga dari sekarang. Apalagi masyarakat di pesisir Danau Tempe sebagai besar berprofesi sebagai nelayan. Kami bersama tim terpadu akan terus melakukan pengawasan,” bebernya.

(rls/hms)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top