EDUNEWS

Keren, Negara-negara Ini Gratiskan Pendidikan Warganya, Indonesia Kapan ?

JAKARTA, EDUNEWS.ID-Pada 2016, sebuah penelitian menyatakan bahwa Indonesia ada di peringkat kedua dengan persentase angka putus sekolah terbanyak. Hal ini tentu disayangkan, mengingat banyaknya potensi yang tertanam pada sumber daya manusia di Indonesia.

Salah satu faktor yang mempengaruhi tingginya angka putus sekolah ini adalah besarnya biaya pendidikan yang harus ditanggung orang tua untuk anak-anaknya. Di lain pihak, banyak negara di Eropa yang telah sepenuhnya membiayai pendidikan warga negaranya sehingga angka putus sekolah bisa ditekan.

Baca juga : Beasiswa Pendidikan untuk Lulusan SMA/SMK dari BCA, Buruan Daftar!

Berikut daftar negara-negara yang menggratiskan biaya pendidikan untuk rakyatnya.

1. Finlandia
Sudah lama Finlandia terkenal akan peraturan-peraturannya yang memudahkan segala lapisan rakyatnya. Sejak 2018 lalu, negara ini secara konsisten mempertahankan posisinya sebagai negara dengan tingkat kebahagiaan paling tinggi di dunia. Salah satu hal yang melatarbelakangi tingkat kebahagiaan warganya adalah sistem pendidikan yang baik dan tidak dipungut biaya.

Tidak hanya warga asli Finlandia yang mendapat keuntungan ini, semua orang yang datang dan belajar di negara ini akan mendapat perlakuan yang sama. Tenaga pengajar di Finlandia juga dipilih secara seksama agar dapat menyampaikan ilmu yang dimilikinya dengan baik.

2. Swedia
Negara ini terkenal dengan peraturannya yang menggratiskan biaya untuk semua jenjang pendidikan, mulai dari tingkat dasar hingga tingkat paling tinggi. Swedia juga memfasilitasi keperluan sekolah setiap muridnya. Beberapa sekolah di Swedia juga menyediakan makan siang gratis dan tunjangan sekolah setiap bulannya.

Peraturan ini tidak hanya dapat dinikmati oleh warga asli Swedia, seluruh pelajar asing yang datang dan belajar di negara ini juga mendapat keuntungan yang sama selama belajar di negara tersebut. Semua biaya ini ditanggung oleh pemerintahan Swedia.

Baca Juga :   PG, TK dan SD Binakasih Peringati Perayaan Hari Kebudayaan Kota Makassar, Orang Tua Siswa Beri Apresiasi

Baca juga : Sekolah di RI Disebut Berkiblat ke Taliban

3. Jerman
Meskipun terkenal dengan penerapan tarif pajak yang sangat tinggi terhadap penduduknya, nyatanya pajak tersebut dikembalikan pada warga dalam bentuk fasilitas yang juga berkualitas tinggi. Di Jerman, seseorang harus menyerahkan sebanyak 49,8 persen dari total penghasilan mereka.

Namun, dengan membayar pajak, warga Jerman sudah bisa mendapat layanan kesehatan dan fasilitas pendidikan yang gratis. Hal yang sama juga berlaku bagi pelajar asing yang belajar di negara ini. Setelah menyelesaikan pendidikan, para mahasiswa tersebut juga akan memberikan uang saku dan dibantu dalam membayar biaya penerbangan kembali ke tanah kelahiran masing-masing.

4. Norwegia
Seperti negara-negara sebelumnya, warga Norwegia juga tidak perlu memikirkan biaya pendidikan karena negara menanggungnya. Alokasi dana pendidikan di negara ini didapatkan dari pajak penghasilan yang tinggi, mencapai 37 persen dari penghasilan warga Swedia per tahun yang rata-rata mencapai US$ 33.492 atau Rp435 juta.

Tingkat kebahagiaan penduduknya juga sangat baik karena memiliki sistem kesejahteraan yang terintegrasi dengan baik.

sumber : edukasi.sindonews.com

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kerjasama dan Mitra silakan menghubungi 085171117123

ALAMAT

  • Branch Office : Gedung Graha Pena Lt 5 – Regus – 520 Jl. Urip Sumoharjo No. 20, Pampang, Makassar Sulawesi Selatan 90234
  • Head Office : Plaza Aminta Lt 5 – Blackvox – 504 Jl. TB Simatupang Kav. 10 RT.6/14 Pondok Pinang Kebayoran Lama, Jakarta Selatan 12310. Telepon : 0411 366 2154 – 0851-71117-123

 

To Top
WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com