Regulasi

Jelang UN, Kemenag Siapkan Teknis Pelaksanaan

JAKARTA, EDUNEWS.ID – Kementeriaan Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) telah menetapkan bahwa penyelenggaraan Ujian Nasional (UN) 2017 dijadwalkan akan dilaksanakan pada April sampai Mei tahun 2017. UN SMK pada tanggal 3-6 April 2017, sedang UN SMA/MA pada tanggal 10-13 April 2017.

Terkait dengan hal itu, Kementerian Agama (Kemenag) menggelar rapat koordinasi yang dihadiri para Kepala Bidang (Kabid) Bidang Madrasah seluruh Indonesia.

Kepala Subdit Kurikulum dan Evaluasi Syafii Kemenag menjelaskan, rakor para kepala bidang ini sangat penting karena akan membahas hal teknis terkait ujian. Salah satu bahasan rakor ini adalah soal pakta integritas dalam menjaga kerahasiaan soal ujian.

Untuk UN SMP/MTs, Kemendikbud merancang dalam dua gelombang. Gelombang pertama dijadwalkan pada tanggal 2, 3, 4, dan 15 Mei. Sedangkan untuk gelombang kedua dijadwalkan pada tanggal 8, 9, 10, 16 Mei.

Mata pelajaran (mapel) yang akan diujikan untuk jenjang SMP/MTs, yaitu: Matematika, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, dan Ilmu Pengetahuan Alam. Untuk SMA/MA ditambahkan satu mata pelajaran sesuai dengan jurusan/peminatan siswa. Sedangkan untuk SMK, ditambahkan uji teori kejuruan sesuai dengan bidangnya.

Sementara untuk USBN, mapel yang diujikan adalah Pendidikan Agama, Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn). Untuk SMP/MTs ditambahkan mapel Ilmu Pengetahuan Sosial. Untuk SMA/MA, terdapat juga mapel Sejarah dan tiga mapel sesuai program studi.

Untuk siswa yang mengambil jurusan/peminatan IPA, mapel yang diujikan Fisika, Kimia, dan Biologi. Untuk yang mengambil jurusan/peminatan IPS, mapel yang diujikan Ekonomi, Geografi, dan Sosiologi.

Sedang untuk jurusan/peminatan Bahasa, mapel yang diujikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Antropologi, dan Bahasa Asing. Sementara untuk siswa SMK, terdapat uji keterampilan komputer.

To Top