Regulasi

Kekurangan Guru di Daerah Terpencil, Pemprov Jabar Siapkan Insentif Khusus

ILUSTRASI GURU DI PELOSOK

BANDUNG, EDUNEWS.ID – Saat ini masih banyak daerah terpencil yang kekurangan tenaga pengajar. Sementara jumlah guru di perkotaan jauh lebih banyak. Tak terkecuali di Jawa Barat (Jabar). Untuk mengatasi hal tersebut, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar tahun depan akan melakukan pemerataan kebutuhan guru.

Pemprov Jabar akan melakukan pemetaan mengenai sebaran guru di Jabar terutama untuk SMA/SMK. Seperti diketahui, mulai 2017, pengelolaan SMA/SMK menjadi kewenangan Pemprov.

“Kita akan mapping, sedang dalam proses. Guru enggak ada di pelosok itu apakah memang kekurangan, atau karena soal distribusi,” jelas Sekretaris Daerah (Sekda) Jabar Iwa Karniwa, Selasa (15/11/2016).

Selanjutnya, Pemprov akan merumuskan cara agar ketersediaan guru jadi merata. Salah satunya, kata Iwa, pihaknya bisa saja memberi insentif khusus kepada guru-guru yang mengajar di pelosok.

“Itu harus ada gula. Lalu bagaimana gulanya, tunjangannya, lebih besar (dibanding) dengan di kota,” ujarnya.

To Top