Kampus

Kurangnya Perhatian Pihak Universitas Atas Rokok

Oleh: Ridvan Satria Pradhana*

OPINI, EDUNEWS.ID – Berbicara melanggar tata tertib Kampus sudah pasti akan berdampak negatif baik bagi pelajar yang bersangkutan. Dampaknya akan didapatkan di kampus atau di luar kampus.

Namun, pada saat ini pengguna rokok dalam kampus sangat mengganggu orang yang tidak merokok. Mereka lupa ada mahasiswa/mahasiswi tidak menghisap rokok di lingkungan kampus terutama di kantin kampus sangat membuat tidak nyaman orang yang makan-minum di kantin.

Hal ini dapat menurunkan harga diri kampus yang menerapkan Dilarang Merokok Di Area Kampus. Akan jadi bahan pembicaraan mengapa peraturan itu tidak ada tindakan nyata yang membuat jera para mahasiswa yang merokok. Rokok seharusnya pada tempatnya di luar kampus, kasihan yang tidak merokok.

Kita sebagai mahasiswa/mahasiswi sebaiknya pergi ke kampus tidak membawa rokok apalagi menghisapnya di lingkungan kampus. Terutama untuk mahasiswa, merokoklah di luar area kampus.

Berikut ini daftar bahan-bahan rokok bagi terhadap kesehatan manusia :
a. Tar. Ketika merokok, kandungan tar di dalam rokok akan ikut terisap. Zat ini akan mengendap di paru-paru Anda dan berdampak negatif pada kinerja rambut kecil yang melapisi paru-paru. Padahal rambut tersebut bertugas untuk membersihkan kuman dan hal lainnya keluar dari paru-paru Anda.

b. Gas oksidan. Gas ini bisa bereaksi dengan oksigen. Keberadaannya pada tubuh lebih meningkatkan risiko stroke dan serangan jantung akibat penggumpalan darah.

c. Benzene. Zat yang ditambahkan ke dalam bahan bakar minyak ini bisa merusak sel pada tingkat genetik. Zat ini juga dikaitkan dengan berbagai jenis kanker seperti kanker ginjal dan leukimia.

Ridvan Satria Pradhana. Mahasiswa Teknik Informatika Universitas Teknologi Yogyakarta.

To Top