Ekonomi

Kemenkop minta CU Keling Kumang Ajukan Proposal sebagai Penyulur Pupuk Bersubsidi

Menteri Koperasi dan UKM (Menkop) AAGN Puspayoga saat meresmikan Hotel Ladja, salah satu unit usaha dari CU Keling Kumang di Kabupaten Sintang, Kalbar, kemarin (13/11/2016).

SINTANG, EDUNEWS.ID – Menanggapai Credit Union (CU) Keling Kumang yang ada di Sintang, Kalimantan Barat yang saat ini sudah memiliki ritel gudang, juga alat angkutan (truk), Deputi Bidang Produksi dan Pemasaran Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop), I Wayan Dipta mengatakan bahwa saat ini Keling Kumang bisa mengajukan proposal sebagai penyalur pupuk bersubsidi.

“Kami siap mendukung untuk hal itu dengan melengkapi segala persyaratan yang ada. Sedangkan menyangkut HGU konsesi lahan, kami bisa merekomendasikan ke Kementrian Kehutanan dan Lingkungan Hidup untuk diproses mendapatkan hak konsesi lahan tersebut,” kata Wayan saat peresmiaan Hotel Ladja, salah satu unit usaha dari CU Keling Kumang di Kabupaten Sintang, Kalbar, kemarin (13/11/2016).

Ketua Umum Induk Koperasi Usaha Rakyat (INKUR) Munaldus, yang merupakan anak usaha dari Keling Kumang Grup, menyebutkan bahwa INKUR mengelola unit usaha grup yang bergerak di sektor jasa (hotel) dan minimarket (K-52 Mart).

‎”Kita sekarang sudah memiliki sembilan toserba yang tersebar di Kalbar. Sementara untuk hotel, kita menampilkan nuansa budaya lokal, yakni Dayak sebagai bentuk kearifan lokal yang terus kita jaga,” kata Wayan.

Munaldus mengaku, pihaknya memiliki dua mimpi besar, yaitu K-77 bisa menyalurkan pupuk bersubsidi dan kita dapat mengelola hak konsesi lahan HGU perkebunan Sawit.

“Hanya saja, kami di sini masih memiliki hambatan berupa pajak yang harus dibayarkan oleh koperasi. Saya berharap, pemerintah dapat memberikan penghapusan atau keringanan pajak bagi koperasi di seluruh Indonesia,” pungkas Munaldus.‎

To Top