Ekonomi

Kemenkop UKM Punya Program yang Bisa Diakses oleh UKM

 

 

JAKARTA, EDUNEWS.ID – Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM, Agus Muharram mengatakan Kemenkop dan UKM memiliki sejumlah program strategis maupun program kerjasama dengan Kementerian lain yang bisa dimanfaatkan/diakses oleh UKM, kelompok tani, koperasi yang memenuhi persyaratan.

“Kemenkop dan UKM mendukung gerakan penanaman komoditas pertanian yang merupakan kerjasama PBNU dengan Kementerian Pertanian dan Kemendes PDTT ini,” ujar Agus saat acara “Road to Pesantren Agro” bertemakan Peran Serta PBNU dalam Pemberdayaan Umat Melalui Program Pertanian Untuk Mewujudkan Nawacita Kedaulatan Pangan Indonesia di Kantor Pusat PBNU, Jakarta, Senin (19/3/2018).

Ia memaparkan, Kemenkop dan UKM memiliki PLUT (Pusat Layanan Usaha Terpadu) KUMKM di 53 Kabupaten/propinsi, yang bisa dijadikan semacam “Rumah Sakit” bagi Koperasi dan UMKM.

Di kelembagaan, Kemenkop dan UKM memiliki program bantuan bagi pendirian koperasi, dengan dana subsidi Rp 2,5 juta untuk pendirian akta koperasi ke notaris. Bagi koperasi dan UMKM yang butuh pelatihan juga disediakan dari pelatihan perkoperasian, kewirausahaan sampai vocational (ketrampilan).

“Di daerah juga disediakan dana dekonsentrasi untuk program pelatihan ini, jadi tingggal menghubungi saja dinas koperasi setempat,” katanya.

Agus menambahkan untuk pembiayaan, Kemenkop dan UKM memiliki LPDB (Lembaga Pengelola Dana Bergulir) dengan suku bunga pinjaman yang relatif murah (4,5 %/thn bagi UKM dan 7% untuk koperasi).

Selain itu ada Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang disalurkan bank BUMN dan BPD dan beberapa bank swasta, dengan bunga 7% pada 2018 ini. Bagi usaha mikro juga ada pembiayaan Ultra Mikro dengan suku bunga yang sangat murah, hanya 2,5%/tahun, yang merupakan kerjasama Kemenkop dan UKM dengan Kementerian Keuangan melalui Pusat Investasi Pemerintah (PIP).

To Top