Ekonomi

Jokowi Abaikan UU Kekarantinaan PPKM Level 4, Sosiolog UNJ : Perbuatan Tercela

JAKARTA, EDUNEWS.ID-Presiden Joko Widodo (Jokowi) dinilai telah mengabaikan Pasal 52 dan 55 Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan dalam pelaksanaan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4.

“Dan mengabaikan perintah undang-undang adalah perbuatan tercela,” ujar Sosiolog politik Universitas Negeri Jakarta, Ubedilah Badrun, dikutip dari Tempo, Sabtu (31/7/2021).

Ubedilah mengatakan, Jokowi tindak menjamin kebutuhan dasar rakyat Indonesia. Hal itu bisa dikatakan bahwa Jokowi tidak mengikuti dan tidak mengindahkan perintah UU Kekarantinaan Kesehatan.

Jokowi, lanjut Ubedilah, tidak mau menerapkan karantina wilayah karena menghindari tanggung jawab untuk memberikan jaminan kebutuhan dasar masyarakat.

Menurut Ubedilah, Jokowi keliru jika mengatakan karantina wilayah akan lebih membuat rakyat menjerit.

“Berikan setiap rakyat bantuan sebesar gaji satu bulan sesuai UMP atau disesuaikan, maka rakyat tidak akan menjerit ketika istirahat di rumah,” kata dia.

Ubedilah mengatakan Jokowi bisa menghentikan sementara proyek infrastruktur, sehingga dananya bisa dialihkan untuk digunakan masyarakat.

“Atau, gunakan dana Saldo Anggaran Lebih (SAL) yang Rp388 triliun itu. Jadi utamakan nyawa rakyat dulu, ekonomi kemudian. Dengan SDM yang sehat, masyarakat akan produktif dan ekonomi akan bangkit kembali,” ucap dia.

sumber: Tempo

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top