Nasional

Lindungi Kreatifitas, Anggota DPR Ahmad Sahroni Minta Kumham Tolak Pendaftaran Merk ‘Citayam Fashion Week’

Ahmad Sahroni

JAKARTA, EDUNEWS.ID-Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni mengkritik pendaftaran merek ‘Citayam Fashion Week’ (CFW) ke Pangkalan Data Kekayaan Intelektual Kementerian Hukum dan HAM (PDKI Kemenkumham).
Ia menilai sebaiknya PDKI Kemenkumham menolak pendaftaran merek ‘Citayam Fashion Week’ demi melindungi kreatifitas anak muda dengan berbagai latar belakang.

Atas dasar itulah, dia meminta PDKI Kemenkumham tidak asal menerima pendaftaran merek ‘Citayam Fashion Week’. Sahroni mewanti-wanti kreativitas anak muda yang lahir secara spontan tidak boleh dimanfaatkan oleh orang lain.

“Saya sendiri berharap agar pendaftarannya ditolak, supaya anak muda bisa berkreasi seluas-luasnya. Meski begitu, tentu karena pendaftarannya sudah masuk, kita perlu ikuti terus prosesnya dan kita harapkan hasil terbaik,” tutur Sahroni dalam unggahannya lewat akun Instagram miliknya, @ahmadsahroni88, Senin (25/7).

Di satu sisi, Sahroni menilai pihak- pihak yang mendaftarkan merek ‘Citayam Fashion Week’ ke PDKI Kemenkumham tak ada pekerjaan yang lebih berarti.

“Kreasi anak muda di SCBD [Sudirman Citayam Bojonggede Depok] enggak usah diklaim-klaim pake merek segala, enggak ada kerjaan amat cinnn,” tulis Sahroni

Politikus Partai NasDem itu menyampaikan, ‘Citayam Fashion Week’ adalah wadah kreativitas yang inklusif yang harus bisa dinikmati seluruh kalangan, bukan kelompok tertentu saja.

Atas dasar itu, ia mengingatkan bahwa ada beberapa hal yang harus jadi pertimbangan PDKI Kemenkumham dalam menerima maupun menolak pendaftaran merek ‘Citayam Fashion Week’.

“Apakah bisa nama Citayam didaftarkan HAKI-nya? Karena ini kan nama daerah. Lalu siapa pencetus awal nama Citayam Fashion Week ini? Saya yakin kita semua tahu, pencetusnya bukanlah Baim Wong, yang mendaftarkan namanya ke Kemenkumham. Jadi hal-hal ini tentunya akan jadi pertimbangan dalam pengambilan keputusan apakah pendaftarannya diterima atau ditolak,” ujar anggota DPR RI yang terpilih dari daerah pemilihan (Dapil) Jakarta III itu.

Selebritas Baim Wong sebelumnya diketahui mendaftarkan ‘Citayam Fashion Week’ ke Kemenkumham sebagai sebuah hak brand atau merek.

Pendaftaran itu dilakukan di bawah bendera PT Tiger Wong Entertainment, perusahaan yang didirikan Baim Wong dan istrinya Paula Verhoeven.

Selain Baim, ada pula Indigo yang mendaftarkan hak atas slogan tersebut. Baik Baim atau Indigo nantinya bisa menguasai hak merek Citayam Fashion Week apabila memenuhi persyaratan yang ditetapkan Kemenkumham, salah satunya yakni mendapat restu dari publik.

Merespons, Baim mengklaim pendaftaran merek “Citayam Fashion Week” di Ditjen HAKI dilakukan bukan untuk kepentingan pribadi.

Dalam pernyataan di media sosial, Senin (25/7), ia mengklaim bahwa agendanya tersebut adalah bentuk kepeduliannya terhadap kepentingan seluruh Indonesia.

“Semua itu saya lakukan bukan untuk kepentingan pribadi. Tujuan besarnya lebih untuk kalian, lebih untuk Indonesia, saya peduli dengan negara saya, sebisa mungkin saya melakukan yang menurut saya bisa saya lakukan,” kata Baim.

 

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top