Nasional

MK Putuskan Pemilu Serentak, PKS Ingatkan Tragedi Kemanusiaan 2019

Mardani Ali Sera

JAKARTA, EDUNEWS.ID– Ketua DPP PKS, Mardani Ali Sera memberikan tanggapannya terkait Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang memutuskan tetap menyerentakkan pemilihan umum (Pemilu) disoroti Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Mardani, disatu sisi menghormati apa yang diputus MK. Namun secara pribadi, dirinya kecewa dengan putusan MK yang dianggap tidak mempertimbangkan dampak keserentakan pemilu.

“Saya pribadi berharap, dalam membuat keputusan, MK hendaknya turut mempertimbangkan pentingnya penataan sistem pemilu khususnya keserentakan. Mengingat ada banyak kualitas yang dikorbankan,” ujar Mardani Ali Sera dikutip dari akun Twitternya, Kamis (25/11/2021).

Mardani kemudian mengingatkan gelaran pemilu serentak 2019 lalu. Saat itu, pihak yang merasa paling diberatkan adalah penyelenggara pemilu.

“Bagi penyelenggara pemilu, pemilu lima kotak berpotensi menimbulkan beban di luar kepantasan manusia, terutama bagi penyelenggara pemilu yang bertugas pada hari H di tempat pemungutan suara,” tulisnya.

Dari laporan Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI saat itu, Arief Budiman, lebih dari 800 petugas penyelenggara pemilu meninggal dunia, baik karena penyakit bawaan maupun karena kelelahan.

Data ini sepatutnya menjadi pertimbangan MK dalam memutus gugatan yang dilayangkan oleh empat orang mantan petugas KPPS Pemilu 2019 terkait Undang-Undang 7/2017 tentang Pemilihan Umum (UU Pemilu).

“Mestinya tragedi kemanusiaan banyak korban penyelenggara pemilu lalu menjadi bagian pertimbangan dalam memberikan amar putusan,” pungkas Mardani.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top