Nasional

Isu TKA Dinilai Sudah Dipolitisasi

 
 
JAKARTA, EDUNEWS.ID – Direktur Lembaga Kajian dan Pemberdayaan Masyarakat, Abdul Fatah menilai isu TKA yang berkembang belakangan ini telah dipolitisasi sedemikian rupa sehingga menimbulkan ketakutan masyarakat.
Padahal, dasar argumentasi para penyebar isu pekerja dari mancanegara itu tidak jelas dan bertentangan dengan fakta di lapangan. “Terutama isu masuknya pekerja dari Tiongkok ke Indonesia. Isu tersebut digoreng sedemikian rupa, seolah-olah benar adanya. Sungguh sangat disayangkan,” ujar Fatah.
Berdasarkan data pemerintah, lanjut dia, TKA yang bekerja di Indonesia pada 2017 sebanyak 85,97 ribu. Dari jumlah itu, sebanyak 24.804 orang di antaranya berasal dari Tiongkok. Sementara itu, Ketua umum Konfederasi Rakyat Pekerja Indonesia, Rieke Diah Pitaloka, menilai pembahasan TKA tidak bisa dibicarakan secara parsial.
Menurut dia, perlu ada kehati-hatian dalam merespons persoalan tersebut. Rieke mengingatkan, Indonesia pun menjadi negara pengirim buruh migran terbesar sedunia, terutama ke negara di wilayah Timur Tengah dan Asia.

To Top