Nasional

Jelang Demo 25 November, Jokowi Sambangi Brimob dan Marinir

JAKARTA, EDUNEWS.ID – Untuk kesekian kalinya, Presiden Jokowi menginspeksi pasukan aparat keamanan usai aksi demonstrasi 4 November lalu. Setelah sebelumnya menginspeksi TNI AD, Polri, dan Kopassus, kemarin (11/11/2016) giliran Korps Brimob dan Marinir yang disambangi Presiden. Loyalitas menjadi alasan utamanya.

Kunjungan Jokowi mengapelkan 3.169 personel Brimob. Sementara saat mengunjungi Mako Brimob di Kelapa Dua, Presiden Jokowi mengapresiasi kekompakan dan profesionalitas dari Korps Brimob. Jokowi menuturkan, terima kasih untuk seluruh anggota Korps Brimob yang sedang bertugas di seluruh pelosok tanah air.

“Brimob telah menjaga seluruh masyarakat tanpa membedakan suku, agama dan golongan,” ungkapnya.

Jokowi mengatakan, semua anak bangsa harus dilindungi. Namun, bila sebuah bangsa besar, seperti Indonesia menghabiskan energi untuk pertentangan suku, agama, dan golongan, tentu merupakan langkah mundur.

“Saya menginginkan agar Indonesia menjadi contoh terbaik dalam mengelola keberagaman,” ujarnya.

Jokowi menyebut, sebagai pimpinan tertinggi kepolisian, Korps Brimob tentu harus menjalankan dan menjaga undang-undang 1945 dan Pancasila.

“Selalu perkuat kekompakan dan bekerjasama dalam menjalankan tugas,” jelasnya.

Mengenai rencana aksi demo lanjutan pada 25 November (25/11/2016), Jokowi berharap tidak sampai terjadi. Dia ingin demonstrasi terkait kasus Ahok cukup sampai 4 November lalu saja.

“Kita mengharapkan tidak ada demo-demo lagi karena proses hukum sudah dilakukan,” tambah Jokowi.

Usai mengapelkan pasukan Brimob, Jokowi bergeser ke markas Korps Marinir di Kawasan Cilandak, Jakarta Selatan. Dia disambut ribuan pasukan di lapangan upacara. Di belakang pasukan, sejumlah alutsista seperti tank dankendaraan lapis baja lainnya diparkir berjajar. Sebuah tank amfibi BMP-3F bertuliskan Indonesia 1 menjadi podium untuk Presiden sekaligus kendaraan inspeksi pasukan.

Usai pengarahan, Jokowi menyalami barisan terdepan dari seluruh pasukan. Saat menyalami kompi terakhir, tubuh Jokowi diangkat dan diarak kembali menuju tank untuk sesi foto. Yel-yel diteriakan sebelum sesi foto berlangsung.

Jokowi meminta prajurit marinir menjadi perekat kemajemukan masyarakat Indonesia.

“Kita ingin yang mayoritas melindungi yang minoritas. Yang minoritas menghormati mayoritas,” ujarnya.

Dia mengingatkan, banyak bangsa yang harus terpecah belah dan cerai berai akibat tidak mampu mengelola perbedaan. Berbeda dengan Indonesia yang mampu menikmati persaudaraan di tengah perdamaian.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu menuturkan, ini kali pertama dia mendatangi markas Marinir sebagai Presiden.

“Yang pertama dulu waktu masih gubernur. 31 ribu marinir merupakan kekuatan yang besar untuk mempertahankan NKRI,” ujar Jokowi.

Jokowi memgatakan inspeksi pasukan yang dilakukan secara beruntun sebagai panglima tertinggi dia belum pernah mengunjungi para prajuritnya.

“Yang kedua, dalam ketatanegaraan kita, saya ingin memasikan semuanya loyal pada negara, setia kepada Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, dan NKRI,” lanjutnya.

To Top