Politik

Pengamat : Gatot Siap Lawan Poros Jokowi Dan Prabowo

 

 

JAKARTA, EDUNEWS.ID – Aksi cium tangan yang dilakukan mantan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo kepada Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) semakin merekatkan hubungan keduanya.

“Termasuk kedekatan hubungan politik antar keduanya. Sebab, tidak ada relasi politik tanpa bertujuan politik,” ujar pengamat komunikasi politik dari Universita Pelta Harapan (UPH) Emrus Sihombing, Senin (4/6/2018).

Emrus menilai aksi cium tangan itu memberikan penegasan bahwa Gatot siap bertarung di Pilpres 2019 bersama dengan SBY. Bersama SBY, Gatot siap mendirikan poros baru untuk melawan poros Jokowi dan poros Prabowo. “Ada kemungkinan membentuk pasangan poros tiga menjelang pendaftaran paslon Agustus ini,” jelasnya.

Senada dengan itu, pengamat politik dari Universitas Paramadina Hendri Satrio menilai bahwa Gatot tengah memberikan kode kepada para elit politik di negeri ini bahwa dia adalah orang yang berada dipihak SBY.

Dengan kata lain, dalam pilpres nanti dia akan menurut pada perintah presiden keenam RI itu. “Iya, itu ngasih kode komunikasi politik, ‘saya nurut SBY’,” ujarnya, Senin (4/6/2018).

To Top