JAKARTA, EDUNEWS.ID – Momen mudik lebaran tahun 2026 menjadi bukti nyata hadirnya apresiasi bagi para pekerja. Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker), Afriansyah Noor, secara resmi melepas keberangkatan 295 pekerja/buruh beserta keluarga mereka dalam program mudik gratis yang berlangsung di halaman Gedung Vokasi Kemnaker, Jakarta, Minggu (15/3/2026).
Program yang diselenggarakan oleh Paguyuban Jambi, Ikatan Keluarga Minang (IKM), dan berbagai perusahaan ini dihadirkan sebagai bentuk penghargaan nyata kepada pekerja. Melalui fasilitas ini, diharapkan para buruh dapat pulang ke kampung halaman dengan aman, nyaman, dan selamat.
Wujud Penghargaan atas Dedikasi Pekerja
Dalam sambutannya, Afriansyah Noor menegaskan bahwa penyelenggaraan mudik gratis bukan sekadar fasilitas perjalanan biasa, melainkan wujud perhatian atas dedikasi dan kerja keras para pekerja/buruh yang selama ini berkontribusi besar bagi perusahaan.
“Penyelenggaraan mudik gratis bagi pekerja/buruh ini adalah bentuk penghargaan perusahaan terhadap pekerja. Ini adalah komitmen bersama dalam memberikan apresiasi kepada pekerja yang telah berkontribusi bagi perusahaan,” ujar Afriansyah.
Beliau menambahkan bahwa kesejahteraan pekerja memiliki spektrum yang luas. Selain hak di tempat kerja, rasa aman dan ketenangan saat berkumpul bersama keluarga di hari raya adalah bagian dari kualitas hidup yang harus dijaga oleh seluruh pemangku kepentingan.
Mendorong Hubungan Industrial yang Harmonis
Lebih lanjut, Wamenaker menekankan pentingnya membangun hubungan industrial yang harmonis antara pengusaha dan pekerja sebagai fondasi kemajuan bersama. Ia menilai bahwa kerja sama yang sehat dan saling menghargai akan memberikan manfaat yang dapat dirasakan secara langsung, baik oleh sisi pekerja maupun perusahaan itu sendiri.
Afriansyah memandang bahwa pekerja dan pengusaha wajib bekerja sama serta saling membantu dalam upaya meningkatkan kesejahteraan. Hal ini bertujuan agar hasil dari produktivitas kerja dapat dinikmati bersama secara proporsional, sesuai dengan kontribusi dan prestasi kerja yang telah diberikan oleh para buruh selama ini.
Sinergi Pemerintah dan Sektor Swasta
Di tengah berbagai tantangan ekonomi yang ada, Afriansyah mengapresiasi perusahaan-perusahaan yang tetap menunjukkan kepedulian sosial yang tinggi. Sinergi ini dianggap sebagai solusi konkret dalam membantu pemerintah mengatasi persoalan mudik bagi para pekerja melalui pengiriman tujuh armada bus menuju Jambi dan Padang.
“Kemnaker sangat menghargai peran serta perusahaan yang telah bersinergi dengan Pemerintah dalam mengatasi berbagai persoalan, termasuk mudik bagi pekerja ini. Hal ini merupakan perwujudan bentuk kepedulian sosial terhadap seluruh pemangku kepentingan, terutama pekerja/buruh dan keluarganya,” ungkapnya.
Acara pelepasan ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan para pemudik. Dengan iringan kata “Bismillahirrahmanirrahim”, Wamenaker resmi melepas rombongan bus yang akan menempuh perjalanan jauh tersebut dengan harapan mereka dapat merayakan hari raya dan bersilaturahmi dengan keluarga tercinta dalam penuh ketenangan. (*)
